Timika, fajarpapua.com – Memperingati Hari Raya Santo Agustinus yang jatuh pada 28 Agustus, Komunitas St. Agustinus Timika menggelar aksi sosial dengan berbagi kasih di dua panti asuhan, yakni Panti Asuhan Kasih Ibu dan Yayasan Yapeda.
Kegiatan ini melibatkan para muda-mudi yang tergabung dalam subkomunitas Kuseme-Kurano sebagai wujud nyata solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
Penasehat Komunitas St. Agustinus, Petrus Yumte, menegaskan pentingnya menumbuhkan jiwa sosial di kalangan generasi muda.
“Di era digital, banyak anak muda mulai melupakan arti kebersamaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan bahwa hidup bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain. Di Tanah Papua, khususnya Indonesia Timur, kita harus menjadi kekuatan dalam berbagi kasih,” ujarnya.
Sekretaris Pengurus Yapeda, Yosep Malur, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut.
“Atas nama anak-anak di Panti Asuhan Yapeda, kami berterima kasih. Kami percaya kunjungan ini merupakan berkat dari Tuhan yang mengutus orang-orang baik untuk berbagi kasih kepada kami,” tuturnya.
Bendahara Komunitas St. Agustinus, Rosalia Woso, menjelaskan bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, seperti beras, telur, mie instan, kopi, gula, dan ayam.
“Kami hanya berbagi sedikit, namun semoga bermanfaat. Kebetulan momen ini juga bertepatan dengan ulang tahun komunitas Santo Agustinus. Harapannya, anak-anak muda di komunitas ini terus melanjutkan tradisi berbagi kasih kepada sesama,” katanya.
Anggota komunitas, Petrus Kinho, menambahkan bahwa perayaan tahun ini sengaja dikemas berbeda.
“Biasanya kami merayakan dengan misa bersama, tetapi tahun ini kami memilih untuk berbagi kasih. Semoga langkah kecil ini memberi manfaat dan menumbuhkan semangat solidaritas di antara kaum muda,” ungkapnya.
Aksi sosial ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk terus menumbuhkan budaya berbagi serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat Timika. (moa)