Jayapura, fajarpapua.com – Seorang bayi di Sentani meninggal dunia setelah terseret arus deras di Kali Kampung Toladan, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. Bayi bernama Joy Salla (1) hanyut saat menyeberangi kali bersama kedua orang tuanya ketika hendak pulang, Jumat (29/8/2025).
Saat keluarga korban menyeberang, tiba-tiba datang banjir besar dari arah hulu yang langsung menghantam mereka. Kedua orang tua korban, berinisial NS (36) dan MN (32), selamat, namun bayi Joy Salla terseret arus sejauh sekitar 3,7 kilometer dari lokasi awal kejadian.
“Korban ditemukan di jembatan tiga belakang Puskopad Hawai Sentani. Kedua orang tuanya selamat, tetapi bayi Joy Salla terbawa arus,” kata Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali.
Mendapat laporan adanya bayi tenggelam, Tim Identifikasi bersama Tim SAR langsung melakukan penyisiran sepanjang Kali Toladan hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi ke rumah duka di Asrama Yahukimo, Toladan Sentani.
“Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga,” ujar Alamsyah.
Ia menambahkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIT. Setelah laporan masuk, petugas segera melakukan pencarian dan olah TKP. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka lecet di bagian wajah serta benturan tumpul pada tubuh akibat terbawa arus banjir.
Menurut Alamsyah, keluarga sudah menerima dengan ikhlas meninggalnya korban dan tidak akan menuntut pihak mana pun. (hsb)