Timika, fajarpapua.com – Mengantisipasi potensi aksi demo yang berujung ricuh seperti terjadi di Sorong dan Makassar, Polres Mimika menyiagakan 700 personel gabungan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Mimika.
Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengatakan, ratusan personel yang terdiri dari anggota Polri, Brimob, dan TNI akan ditempatkan di sejumlah titik rawan dan melakukan patroli rutin.
“Kami menyiapkan 700 personel gabungan untuk melakukan patroli dan pengamanan di titik-titik strategis yang berpotensi menjadi lokasi aksi massa,” ujar Kapolres di Timika, Sabtu (30/8).
Menurutnya, langkah antisipasi ini dilakukan menyusul adanya eskalasi aksi unjuk rasa di beberapa daerah, termasuk Sorong dan Makassar, yang berujung pada aksi anarkis.
Polres Mimika berkomitmen menjaga agar situasi serupa tidak terjadi di wilayahnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat Mimika agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu dari luar daerah dan tetap bersama-sama menciptakan suasana kondusif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk tidak terpancing isu yang berkembang di luar dan mari bersama menjaga Kamtibmas agar tetap aman dan damai,” tegasnya. (ron)