Timika, fajarpapua.com – Suasana duka menyelimuti RSUD Mimika setelah seorang petugas cleaning service menghadapi fakta memilukan, jenazah yang baru tiba di Kamar Mayat ternyata adalah anak kandungnya sendiri.
Pada Jumat (26/11) malam, Yudha Tegar Pratama meminta ijin ke mamanya untuk bermain futsal namun tidak pulang hingga pagi hari. Selanjutnya Sabtu (29/11) pagi, sang mama yang bekerja sebagai cleaning service masuk bertugas seperti biasa di RSUD Mimika.
Di saat bersamaan, sudah beredar foto penemuan mayat seorang pria di kawasan kuburan SP 1, Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Mimika Baru. Dalam foto itu terlihat tas noken warna merah bertuliskan nama “Tegar”. Hal ini membuat sang mama penasaran.
Ketika membersihkan selasar Kamar Mayat RSUD Mimika, ia mencoba membuka kantong jenazah yang baru tiba. Seketika ia berteriak histeris setelah mengetahui mayat tersebut adalah anak tunggalnya, Yudha Tegar Pratama, mahasiswa semester IV Prodi Kesling Akademi Keperawatan RSUD Mimika.
Mayat Yudha sebelumnya ditemukan warga tergeletak di semak-semak sekitar kuburan SP 1 pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.30 WIT. Kondisi korban saat ditemukan mengenakan pakaian lengkap dan helm, dengan luka bacok di bagian wajah. Polisi juga menemukan sebuah tas noken merah, handphone, serta sebilah badik.
Hingga kini jenazah Yudha masih berada di Kamar Jenazah RSUD Mimika. Polisi sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dan penyelidikan ditangani Satreskrim Polres Mimika.
Humas RSUD Mimika Lucky Mahakena kepada fajarpapua.com mengatakan ibunda korban bekerja sebagai cleaning service RSUD Mimika.
“Identitas korban sudah diketahui, mamanya ternyata kerja di RSUD Mimika bagian cleaning service. Tadi pas jenazah datang mamanya coba lihat dan ternyata itu anaknya,” ujarnya.
Lucky menambahkan korban merupakan mahasiswa Akper Prodi Kesling. Korban ditemukan warga tergeletak di rerumputan dengan pakaian lengkap serta helm.(ron)
