BERITA UTAMA

PLN Hadirkan Pojok Baca di 16 Sekolah Raja Ampat, Dorong Minat Literasi Siswa

37
×

PLN Hadirkan Pojok Baca di 16 Sekolah Raja Ampat, Dorong Minat Literasi Siswa

Share this article
, PLN saat memberikan bantuan

Raja Ampat, fajarpapua.com— PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tanah air, khususnya di wilayah terdepan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), PLN memberikan bantuan berupa pojok baca di 16 sekolah dasar (SD) yang tersebar di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Penyerahan bantuan pendidikan ini dilaksanakan melalui Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, pada Rabu (26/11/2025). Lokasi penyerahan dipusatkan di SD YPK Sion Warsambin, Distrik Teluk Mayalibit, dan disaksikan langsung oleh Kepala Distrik Teluk Mayalibit Hiskia Dam.

iklan

Sekolah yang mendapat bantuan pojok baca adalah SD YPK Sion Warsambin, SD Yapis Lopintol, SD Yarweser, SD YPK Ebenheizer Arefi, SD YPK Lahairoi Yensawai, SD YPK Pniel Paam, SDN 5 Saukabu, SDN 40 Saupapir, SD YPK Saupapir, SD YPK Marthen Luter Yenbeser, SDN 4 Friwen, SD Advend Sawandarek, SD YPK Tabernakel Yenbekwan, SD Inpres 2 Yenbuba, SD YPK Elim Sawinggrai, dan SD Inpres 3 Yenwoupnor.

Secara keseluruhan, program TJSL ini menyalurkan total 2.660 eksemplar buku bacaan untuk mengisi pojok-pojok baca yang telah disiapkan di setiap sekolah. Selain buku, bantuan lain yang disalurkan turut mencakup 14 unit laptop, 1.615 tas sekolah, dan 160 pak buku tulis, serta dua unit mesin pemotong rumput untuk mendukung pemeliharaan lingkungan sekolah. Kelengkapan sarana ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan menarik bagi para siswa.

Ketua YPK Raja Ampat Rikman Budiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas kepedulian PLN. Ia mengakui enam sekolah dasar di bawah naungan YPK menjadi bagian dari penerima manfaat. Beliau menambahkan, kehadiran buku sangat krusial bagi sekolah-sekolah di wilayah terpencil karena mampu menjadi katalisator perubahan perilaku siswa agar termotivasi untuk membaca. Ia berharap para guru dan kepala sekolah dapat memaksimalkan penggunaan pojok baca ini sebagai stimulus agar siswa menyenangi kegiatan literasi.

“PLN punya kepedulian kepada anak bangsa yang kelak akan menjadi pemimpin. Bantuan buku ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi anak-anak,” tutur Rikman.

General Manager Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menjelaskan bahwa bantuan pojok baca ini bertujuan utama untuk menumbuhkan kembali minat baca siswa. Ia berharap, keberadaan pojok baca yang nyaman dan dipenuhi koleksi buku menarik dapat mengalihkan perhatian siswa dari gawai, serta secara berkelanjutan meningkatkan tingkat literasi mereka.

“Melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ini, PLN mengambil peran aktif sebagai fasilitator pendidikan dengan menghadirkan Pojok Baca yang lengkap di 16 sekolah di Raja Ampat, sebuah inisiatif yang kami yakini sebagai investasi jangka panjang dalam sumber daya manusia di Papua. Kami tidak hanya memastikan pasokan listrik, tetapi juga menyalurkan energi positif melalui literasi, di mana penyediaan 2.660 eksemplar buku, 14 unit laptop, dan perlengkapan sekolah lainnya adalah bukti nyata kontribusi tulus PLN untuk memastikan anak-anak bangsa memiliki bekal ilmu yang memadai agar kelak mampu bersaing dan menjadi pemimpin masa depan yang kompeten,” tutup Diksi.

Langkah PLN menghadirkan Pojok Baca melalui program TJSL ini merupakan penegasan komitmen perusahaan dalam berinvestasi pada peningkatan kualitas pendidikan di wilayah terdepan seperti Raja Ampat. Diharapkan sarana literasi yang telah disediakan, dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh siswa dan guru untuk menumbuhkan minat baca dan meningkatkan kompetensi.(Humas PLN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *