BERITA UTAMA

WNA asal Kanada Terjatuh di Air Terjun Cyclop Sentani, Basarnas Lakukan Evakuasi

115
×

WNA asal Kanada Terjatuh di Air Terjun Cyclop Sentani, Basarnas Lakukan Evakuasi

Share this article
Korban saat dievakuasi

Jayapura, fajarpapua.com – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Kanada bernama Kevin Martin (61) terjatuh saat melakukan aktivitas hiking di kawasan Air Terjun Cyclop Pos 7, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (27/12).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami cedera pada bagian tungkai atas dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.

iklan

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Jayapura yang menerima laporan kejadian itu langsung melaksanakan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) pada kejadian Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) terhadap korban.

Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Marinus Ohoirat, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama rekannya melakukan hiking sejak pukul 10.00 WIT di kawasan Air Terjun Cyclop Pos 7.

“Saat hendak kembali, sekitar pukul 15.45 WIT, korban terpeleset dan mengalami cedera pada tungkai atas sehingga tidak mampu melanjutkan perjalanan. Rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Jayapura,” ujar Marinus, Minggu (28/12).

Ia menambahkan, laporan diterima Basarnas Jayapura pada pukul 17.30 WIT dari pelapor bernama Markoying. Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

“Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain Basarnas Jayapura, Korp Pasgat, UPC 119 Sentani, keluarga korban, serta masyarakat setempat,” katanya.

Adapun titik koordinat lokasi korban berada di 2°32’11.4″ Lintang Selatan – 140°30’47.4″ Bujur Timur, dengan jarak dari Kantor SAR Jayapura ke lokasi kejadian sekitar 4,29 kilometer.

Tim SAR terlebih dahulu melaksanakan prekom dan exkom serta menyiapkan personel dan peralatan pendukung.

“Personel bergerak menuju lokasi dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 19.50 WIT. Peralatan yang digunakan antara lain rescue car, ambulans, peralatan mountaineering, alat komunikasi, serta peralatan medis. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dan mendukung proses evakuasi,” jelas Marinus.

Tim SAR gabungan tiba di lokasi dan langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban.

Pada pukul 02.20 WIT, Minggu (28/12), korban berhasil dievakuasi dan dibawa menuju ambulans untuk selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. (hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *