BERITA UTAMAYPMAK

Dana Program Kampung Fakafuku Dimanfaatkan untuk Pembangunan Drainase

18
×

Dana Program Kampung Fakafuku Dimanfaatkan untuk Pembangunan Drainase

Share this article

Timika, fajarpapua.com – Kampung Fakafuku, Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, perlahan berbenah. Di sepanjang jalan kampung, warga tampak bergotong royong menggali dan merapikan saluran parit sebagai bagian dari upaya memperbaiki lingkungan pemukiman.

Aktivitas tersebut menjadi gambaran nyata pemanfaatan dana Kelompok Kerja (Pokja) Kampung dari Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) yang digunakan langsung untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Dana Pokja Kampung dimanfaatkan untuk membangun saluran drainase di sisi kiri dan kanan jalan utama kampung. Infrastruktur sederhana ini dinilai penting untuk mencegah genangan air serta menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan warga.

Sekretaris Pokja Kampung Fakafuku, Adam Jihita, mengatakan bahwa pembangunan drainase tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat di kampung.

“Warga dari empat RT semuanya terlibat dalam pekerjaan ini. Drainase dibangun di sisi kiri dan kanan jalan dengan panjang sekitar 300 meter,” ujarnya.

Keterlibatan warga dari empat RT tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan di Kampung Fakafuku. Selain pembangunan drainase, dana Pokja Kampung juga dimanfaatkan untuk pengadaan perlengkapan ibadah di gereja sebagai bagian dari dukungan terhadap kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

Sekretaris Kampung Fakafuku, Petrus Kwalik, menilai kehadiran program Pokja Kampung sangat membantu proses pembangunan di kampungnya.

“Kami berharap YPMAK tetap melanjutkan program Pokja Kampung di Fakafuku,” tuturnya.

Harapan tersebut sejalan dengan komitmen YPMAK dalam memastikan setiap program berjalan sesuai perencanaan. Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi, Kepala Divisi Monitoring dan Evaluasi Program Sosial Ekonomi YPMAK, Monica Maramku, menegaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan Pokja Kampung Fakafuku telah mengacu pada Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati.

“Apa yang dikerjakan sudah baik. Namun ke depan akan kami evaluasi. Pengurus Pokja diminta segera menyusun laporan pertanggungjawaban untuk dilaporkan kepada kami,” kata Monica.

Melalui pemanfaatan dana Pokja Kampung yang tepat sasaran dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, Kampung Fakafuku menunjukkan bahwa pembangunan berbasis kebutuhan lokal dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. (ots-2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *