BERITA UTAMAYPMAK

Program Kampung Ohotya Kembangkan Ekonomi Warga

16
×

Program Kampung Ohotya Kembangkan Ekonomi Warga

Share this article

Timika, fajarpapua.com – Warga Kampung Ohotya, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, memanfaatkan dana Kelompok Kerja (Pokja) Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) untuk mendorong pengembangan ekonomi masyarakat kampung.

Dana Pokja menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi warga melalui pengelolaan usaha berbasis kelompok yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Ketua Pokja Kampung Ohotya, Daniel Bipuaro, menjelaskan dana Pokja tahun anggaran 2025 sebesar Rp300 juta dialokasikan untuk pengembangan berbagai usaha masyarakat, dengan fokus pada sektor-sektor produktif yang dekat dengan kehidupan warga kampung.

“Di Kampung Ohotya terdapat 15 kelompok usaha. Dana Pokja kami bagikan kepada kelompok-kelompok tersebut, antara lain untuk peternakan ayam, perkebunan pisang, kios penjualan bahan bakar minyak (BBM), usaha nelayan, serta usaha kayu, guna dikembangkan sesuai potensi masing-masing kelompok,” ungkap Daniel.

Sejumlah usaha yang dikelola kelompok telah menunjukkan hasil positif dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. Produk hasil kebun dan peternakan mulai menghasilkan pemasukan bagi kelompok usaha.

“Hasil kebun seperti pisang sudah mulai dijual. Begitu juga dengan peternakan ayam dan usaha penjualan kayu. Hanya usaha kios BBM yang belum berjalan, dan kelompok terkait telah menyampaikan laporan serta alasan kendalanya,” jelasnya.

Meski demikian, Daniel mengakui masih terdapat tantangan dalam pengelolaan usaha kelompok. Salah satu kendala utama adalah komunikasi antaranggota kelompok yang belum berjalan dengan baik, sehingga memengaruhi keberlangsungan usaha.

“Kadang-kadang antaranggota kelompok tidak sejalan, sehingga usaha tidak dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Monitoring dan Evaluasi Program Sosial Ekonomi YPMAK, Monica Maramku, menilai program Pokja Kampung Ohotya telah dilaksanakan sesuai Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang disepakati bersama antara Pokja dan masyarakat kampung.

Monica menegaskan program Pokja merupakan sarana strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kampung secara berkelanjutan.

“Program Pokja kampung diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan dan penguatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta pengurus Pokja Kampung Ohotya untuk melakukan evaluasi terhadap kelompok usaha yang mengelola dana Pokja namun belum menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal, agar penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat kampung. (ots-2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *