Timika, fajarpapua.com – Komitmen memperkuat pemberdayaan masyarakat kembali ditegaskan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK). Sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia, YPMAK berencana membangun kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, guna memperkuat pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat bagi Suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kerabat, yakni Dani, Damal, Moni, Mee, dan Nduga.
Kerja sama ini dipandang sebagai langkah penting untuk menyatukan visi, program, dan sumber daya agar dampak pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat Mimika. Sinergi antara YPMAK dan pemerintah daerah diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga penguatan sosial kemasyarakatan.
Ketua Pengurus YPMAK, Dr. Leonardus Tumuka, menjelaskan bahwa komunikasi antara YPMAK dan Pemerintah Kabupaten Mimika terus berjalan secara intensif. Saat ini, kedua belah pihak tengah mempersiapkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai payung kerja sama resmi dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.
“Saat ini kami masih menunggu penandatanganan MoU karena salah satu pihak sedang menyelesaikan bagiannya. Setelah itu, baru MoU akan ditandatangani,” ujarnya.
Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, YPMAK menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan Pemkab Mimika. Dukungan tersebut mencakup berbagai sektor penting, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas hidup masyarakat Mimika secara berkelanjutan.
Leonardus Tumuka—yang akrab disapa Leo—menilai iklim komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah saat ini semakin terbuka dan konstruktif. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguatkan antara YPMAK dan Pemkab Mimika.
“Kami bersyukur karena pemerintahan saat ini lebih komunikatif dan koordinatif, serta terus membangun kemitraan. Jika MoU telah ditandatangani, tentu dampaknya akan sangat positif bagi masyarakat. Kami yakin lima tahun ke depan akan menjadi periode yang sangat berharga bagi masyarakat Mimika,” ucapnya.
Melalui kerja sama yang terstruktur dan berkelanjutan, YPMAK optimistis sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika akan menjadi fondasi kuat dalam mendorong transformasi pemberdayaan masyarakat. Harapannya, seluruh program yang dijalankan tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan berjangka panjang bagi masyarakat adat serta seluruh warga Mimika. (ots-2)






