BERITA UTAMAMIMIKA

Pembangunan Polsek di Pedalaman Mimika Butuh Perencanaan Matang, PUPR Pastikan Bertahap

209
×

Pembangunan Polsek di Pedalaman Mimika Butuh Perencanaan Matang, PUPR Pastikan Bertahap

Share this article
Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi

Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan pembangunan fasilitas kepolisian di wilayah pedalaman dilakukan secara bertahap dan terencana, menyesuaikan kondisi geografis serta karakter wilayah setempat.

Beberapa lokasi yang akan dibangun yakni Polsek Kokonao, Agimuga dan juga Jila.

iklan

Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi menjelaskan, hingga kini pihaknya masih melakukan evaluasi terhadap progres pembangunan sejumlah Polsek, termasuk yang berada di Distrik Jita dan wilayah pedalaman lainnya.

“Untuk lokasi di pedalaman kami belum bisa memastikan hasil akhirnya karena masih dalam tahap peninjauan. Ada pekerjaan yang sudah dibangun tahun lalu, namun waktu pengerjaannya terbatas,” ujar Yoga, Selasa (6/1).

Menurutnya, penyelesaian pembangunan sangat bergantung pada kondisi tanah dan akses lokasi. Faktor tersebut menjadi tantangan utama dalam pembangunan infrastruktur di pedalaman Mimika.

Yoga mengungkapkan, berdasarkan hasil kunjungan lapangan, sebagian besar bangunan Polsek yang ada saat ini dinilai sudah tidak layak dan membutuhkan pembangunan baru. Namun demikian, pembangunan tidak bisa dilakukan secara langsung tanpa melalui proses perencanaan yang matang.

“Setiap wilayah memiliki karakter yang berbeda, baik dari sisi kontur tanah, akses listrik, hingga material bangunan. Semua itu harus direncanakan dan dihitung dengan baik sebelum pembangunan dimulai,” jelasnya.

Ia menekankan Dinas PUPR tidak ingin pembangunan dilakukan secara terburu-buru karena berisiko pada kualitas bangunan. Oleh karena itu, perencanaan menjadi tahapan penting sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.

“Biasanya pembangunan seperti ini tidak selesai dalam satu tahun anggaran. Bisa membutuhkan waktu hingga dua tahun karena dikerjakan secara bertahap,” tambahnya.

Pemerintah daerah, lanjut Yoga, berkomitmen mendukung peningkatan sarana dan prasarana kepolisian, khususnya di wilayah pedalaman, sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menjelaskan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman Mimika selama ini menghadapi tantangan besar, mulai dari kondisi geografis yang sulit dijangkau, keterbatasan transportasi, hingga cuaca ekstrem.

“Karena itu, setiap proyek pembangunan diwajibkan melalui kajian teknis dan perencanaan detail agar hasilnya dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tutupnya. (moa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *