BERITA UTAMAMIMIKA

Tokoh Amungme Ajak Masyarakat Bersatu Selesaikan Konflik Kwamki Narama dan Tidak Saling Menyalahkan

62
×

Tokoh Amungme Ajak Masyarakat Bersatu Selesaikan Konflik Kwamki Narama dan Tidak Saling Menyalahkan

Share this article
Petrus Beanal.

Timika, fajarpapua.com – Tokoh pemuda Suku Amungme Kabupaten Mimika, Petrus Beanal, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bersama-sama menyelesaikan konflik yang terjadi di Distrik Kwamki Narama, tanpa saling menyalahkan pihak mana pun.

Petrus menyampaikan saat ini bukan waktu yang tepat untuk saling menyudutkan, baik kepada Pemerintah Daerah, DPRK Mimika, maupun aparat keamanan. Menurutnya, Kabupaten Mimika merupakan rumah bersama yang harus dijaga secara kolektif oleh seluruh masyarakat.

iklan

“Mimika ini rumah kita bersama. Jangan saling menyalahkan, apalagi di grup-grup WhatsApp menyalahkan bupati, aparat keamanan, atau pihak tertentu. Ini tanggung jawab kita semua,” ujar Petrus saat ditemui di Kantor DPRK Mimika.

Ia mengajak para intelektual asli Papua dari tujuh suku untuk memberikan masukan dan telaah yang konstruktif demi menghentikan konflik yang berulang.

Menurutnya, konflik tidak akan selesai jika hanya diisi dengan saling menyalahkan dan menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Para intelektual tujuh suku mari berikan pemikiran yang baik untuk saudara-saudara kita agar konflik ini disudahi, bukan malah memperkeruh suasana dengan mencari-cari kesalahan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Petrus mendorong Pemerintah Kabupaten Mimika bersama DPRK untuk segera merumuskan dan menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Konflik Sosial, sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak lagi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Konflik ini sudah terjadi sejak lama dan tahun ini harus disudahi. Pemerintah harus membuat Perda. Bupati, DPRK, MRP, tokoh adat, kepala perang, dan para intelektual harus duduk bersama,” katanya.

Petrus kembali menegaskan pentingnya menghentikan sikap saling menyalahkan, khususnya terhadap Pemerintah Daerah.

Ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung langkah-langkah Pemda Mimika dalam menyelesaikan konflik di Distrik Kwamki Narama secara damai dan bermartabat.

“Kalau kita tidak bersatu dan saling mendukung, masalah ini tidak akan pernah selesai. Yang ada hanya kegaduhan,” pungkasnya. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *