BERITA UTAMAMIMIKA

50 Ekor Kelinci Asal Bandung Lolos Pemeriksaan Karantina di Bandara Mozes Kilangin Timika

57
×

50 Ekor Kelinci Asal Bandung Lolos Pemeriksaan Karantina di Bandara Mozes Kilangin Timika

Share this article
Petugas Karantina hewan saat lakukan pemeriksaan

Timika, fajarpapua.com – Petugas Karantina Papua Tengah melalui Pos Pelayanan (Pospel) Bandar Udara Mozes Kilangin Timika melaksanakan pemeriksaan karantina terhadap 50 ekor kelinci yang berasal dari Bandung, Jawa Barat.

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan lalu lintas hewan antardaerah untuk memastikan pemenuhan persyaratan karantina sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

iklan

Puluhan kelinci tersebut tiba di Timika dengan dilengkapi Sertifikat Karantina Hewan dari daerah asal.

Setibanya di bandara, petugas melakukan pemeriksaan administrasi berupa verifikasi dokumen, serta pemeriksaan fisik dan kesehatan hewan.

Pemeriksaan kesehatan meliputi pengamatan perilaku, kebersihan, serta identifikasi tanda-tanda klinis penyakit.

Dari hasil pemeriksaan, seluruh kelinci dinyatakan dalam kondisi sehat dan layak untuk dilalulintaskan ke wilayah Papua Tengah.

Kepala Karantina Papua Tengah, Anton Panji Mahendra, menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah penting untuk menjaga wilayah Papua Tengah tetap aman dari ancaman penyakit hewan.

“Setiap pemasukan hewan dari luar daerah wajib melalui pemeriksaan karantina, meskipun hewan tersebut dipelihara untuk kepentingan pribadi. Ini penting untuk mencegah masuk dan menyebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina yang berpotensi merugikan masyarakat dan lingkungan,” ujar Anton Panji Mahendra.

Ia menjelaskan, pemilik kelinci telah menyampaikan hewan-hewan tersebut tidak diperuntukkan bagi tujuan komersial, melainkan untuk dipelihara secara pribadi. Namun demikian, kepatuhan terhadap prosedur karantina tetap menjadi kewajiban utama.

“Karantina tidak hanya soal administrasi, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap kesehatan hewan, manusia, dan kelestarian sumber daya hayati di Papua Tengah,” tambahnya.

Anton juga menegaskan komitmen Karantina Papua Tengah untuk terus memberikan pelayanan yang profesional dan akuntabel.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan dan pengawasan karantina yang optimal sebagai upaya menjaga Papua Tengah tetap aman dari risiko penyakit hewan,” tegasnya.

Karantina Papua Tengah mengimbau masyarakat agar selalu melaporkan setiap pengiriman atau pemasukan hewan dari luar daerah untuk dilakukan pemeriksaan karantina sesuai ketentuan yang berlaku. (mas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *