Jayapura, fajarpapua.com – Duka mendalam menyelimuti Pemerintah Kabupaten Jayapura.
Seorang aparatur sipil negara (ASN) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura, Simon Pampang, meninggal dunia saat menjalankan tugas mendampingi Bupati Jayapura Yunus Wonda dalam kunjungan kerja ke Kampung Omon, Distrik Gresi Selatan, Rabu (3/1).
Kampung Omon dikenal sebagai salah satu kampung terjauh dan terpencil di Kabupaten Jayapura, yang masuk dalam wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Untuk mencapai kampung tersebut, rombongan Bupati harus menempuh perjalanan panjang dan penuh tantangan.
Rombongan bertolak dari Kantor Bupati Jayapura di Sentani menuju Banggai, Distrik Gresi Selatan, menggunakan kendaraan darat selama lima hingga enam jam.
Perjalanan belum berakhir. Dari Banggai, rombongan kembali melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama tujuh hingga delapan jam menyusuri jalan setapak yang ekstrem.
Medan yang dilalui sangat berat, mulai dari hutan belantara, jalur berlumpur, menyeberangi sungai, hingga mendaki sejumlah bukit terjal.
Di tengah perjalanan yang melelahkan itulah, almarhum Simon Pampang tiba-tiba jatuh dan menghembuskan napas terakhirnya saat sedang menjalankan tugas negara.
Rombongan berupaya melakukan pertolongan dengan mengevakuasi almarhum menggunakan tandu darurat yang dibuat secara sederhana di lokasi.
Jenazah kemudian dibawa kembali ke Distrik Gresi Selatan dan selanjutnya dilarikan ke RSUD Yowari.
Namun, pihak medis menyatakan almarhum telah meninggal dunia dan jenazah langsung diantar ke rumah duka.
Sekretaris BPBD Kabupaten Jayapura, Lenny Pasulu, mengungkapkan duka cita mendalam atas kepergian almarhum.
Ia menyebut Simon Pampang sebagai sosok pegawai yang berdedikasi tinggi dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, meski berstatus sebagai staf golongan II.
“Almarhum meninggal dunia saat sedang menjalankan tugas. Kami, rekan-rekan di BPBD, sangat kehilangan. Setiap tugas yang diberikan selalu dilaksanakan dengan baik tanpa pernah mengeluh atau menolak,” ujar Lenny Pasulu saat dihubungi via telepon, Jumat (9/1).
Menurutnya, pengabdian almarhum merupakan wujud dedikasi dan loyalitas luar biasa sebagai abdi negara.
Keluarga besar BPBD Kabupaten Jayapura pun merasa kehilangan atas kepergian sosok pekerja keras tersebut.
Usai kunjungan kerja dan kembali ke Sentani, Bupati Jayapura Yunus Wonda bersama istri dan rombongan langsung mendatangi rumah duka pada Kamis (8/1) untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum.
Kepergian Simon Pampang meninggalkan duka mendalam, sekaligus menjadi pengingat akan beratnya medan pengabdian ASN di wilayah Papua, yang sering kali mempertaruhkan nyawa demi pelayanan kepada masyarakat. (hsb)






