BERITA UTAMAMIMIKA

Tiga Terduga Pelaku “Pemenggal Kepala” Bonisius Baitian dan Pembunuhan Tukang ojek di Lorong Amungsa Indah Ditangkap

587
×

Tiga Terduga Pelaku “Pemenggal Kepala” Bonisius Baitian dan Pembunuhan Tukang ojek di Lorong Amungsa Indah Ditangkap

Share this article
TKP pembunuhan dua korban

Timika, fajarpapua.com – Polres Mimika amankan tiga orang terduga pelaku pembunuhan sadis terhadap Bonisius Baitian dii Jalan Poros Login SP 9, Distrik Iwaka dan Jesy Kaimuddin (48) di Jalan Poros SP2–SP5, Lorong Amungsa Indah, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Selasa (2/12/2025) lalu

Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman Jumat (8/1) di Pendopo Rumah Negara mengatakan pihaknya mengamankan enam orang tetapi tiga diduga kuat merupakan pelaku, kemudian tiga orang lainnya sebagại saksi.

iklan

“Kita amankan tiga hari yang lalu enam orang namun yang terduga pelaku itu tiga dan tiga masyarakat merupakan saksi,”katanya.

Menurut Kapolres para pelaku ditangkap di dua tempat yang berbeda di sekitaran Kota Timika.

“Kami amankan tiga hari yang lalu dua pelaku dan kemarin satu pelaku. Kami amankan barang bukti juga termasuk rekaman CCTV,”ungkapnya.

Kapolres menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap para pelaku.

“Kita masih dalami motifnya, perkembangannya nanti kami sampaikan,”tegasnya.

Diberitakan sebelumnya Kota Timika pada Selasa (2/12/2025) digemparkan dengan terjadinya dua pembunuhan beruntun.

Pembunuhan pertama menimpa korban bernama Bonisius Baitian (46), warga Jalan Poros SP 5, Kampung Limau Asri, Distrik Iwaka.

Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi kepala terpenggal di Jalan Poros Login SP 9, Distrik Iwaka, Selasa (2/12/2025) siang.

Tidak berselang lama, Selasa (2/12/2025) pukul 14.30 WIT, seorang pria yang belakangan diketahui bernama Jessy Kaimuddin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bacokan di Jalan Poros SP2–SP5 Lorong Amungsa Indah, Kelurahan Pasar Sentral. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *