Jayapura, fajarpapua.com – Perum Bulog Kanwil Papua selama tahun 2025 membeli jagung pipilan dari petani di berbagai daerah di Tanah Papua sebanyak 87.631 ton.
Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari kepada media di Jayapura, Jumat, mengatakan jagung pipilan yang dibeli dari petani seharga Rp6.400/kilogram itu memiliki kadar air 14 persen.
Jagung pipilan itu dibeli dari petani yang berada di tujuh daerah di Tanah Papua yakni Manokwari sebanyak 52.523 ton, Fak-fak tercatat 10.598 ton, Sorong 100 kilogram, Merauke 8,9 ton dan Timika satu ton.
“Sedangkan jagung pipilan yang dibeli dan ditampung di Gudang Bulog di Jayapura sebanyak 12.500 ton,” kata Mustari.
Diakui, jagung pipilan yang sudah dibeli dan ditampung di gudang-gudang milik Bulog itu nantinya diolah menjadi pakan ternak.
“Jagung yang dibeli dari para petani masih ditampung di gudang-gudang milik Bulog,” kata Mustari seraya menambahkan belum dapat memastikan pengolahannya akan dilakukan dimana.
Beberapa petani di kawasan Arso mengaku belum dapat memastikan jagung pipilan hasil olahannya akan dijual ke Bulog atau ke pedagang.
“Memang sampai saat ini kami masih memantau harga jagung pipilan sebelum menjual ke Bulog atau pedagang karena bila harga yang ditawarkan lebih tinggi dari Bulog maka akan dijual ke pedagang pengumpul,”kata Kadir, petani jagung di Arso.(ant(






