Timika, fajarpapua.com – Masyarakat Kampung Wumuka, Distrik Mimika Barat Tengah, mempertanyakan transparansi dan Warga Wumuka Pertanyakan Realisasi Dana Desa 2025, Sejumlah Program Dilaporkan Tidak Terealisasirealisasi penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2025 yang dinilai tidak menyentuh kebutuhan warga.
Sejumlah program yang tercantum dalam perencanaan kampung disebut memiliki alokasi anggaran, namun hingga kini tidak terlihat pelaksanaannya di lapangan.
Salah satunya program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dikabarkan memiliki anggaran sekitar Rp50 juta, namun tidak terlihat adanya aktivitas maupun laporan yang diketahui masyarakat.
Warga mengaku kebingungan karena badan pengurus BUMDes telah ditetapkan, namun penggunaan dana tersebut tidak pernah disosialisasikan secara terbuka. Bahkan hingga memasuki akhir tahun, masyarakat tidak mengetahui ke mana anggaran tersebut dialokasikan.
Selain BUMDes, dana untuk program stunting serta kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) juga dinilai tidak jelas realisasinya. Tidak adanya laporan maupun penjelasan resmi dari Kepala Kampung menimbulkan tanda tanya ditengah masyarakat.
“Kami hanya ingin kejelasan. Anggarannya ada, tapi kegiatannya tidak kami lihat. Tidak pernah ada penjelasan ke masyarakat,” ungkap salah satu warga berinisial TW saat menghubungi fajarpapua.com, Sabtu (10/1).
Atas kondisi tersebut, masyarakat meminta dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika serta kepolisian dan kejaksaan untuk turun tangan memanggil Kepala Kampung Wumuka guna mempertanggungjawabkan pengelolaan Dana Desa.
Warga juga mendesak Bupati Mimika segera melakukan evaluasi dan pengecekan langsung terhadap penggunaan Dana Desa di Kampung Wumuka.
“Apabila ditemukan pelanggaran atau penyalahgunaan anggaran, kami berharap pemerintah daerah mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” harapnya.
Masyarakat berharap persoalan ini segera ditangani secara objektif demi menjaga kepercayaan publik serta memastikan Dana Desa digunakan untuk kesejahteraan warga kampung. (moa)






