BERITA UTAMAJayapura

Dua Nelayan Hilang di Perairan Jayapura Belum Ditemukan, Dit Polairud Polda Papua dan SAR Lakukan Pencarian hingga Sarmi

16
×

Dua Nelayan Hilang di Perairan Jayapura Belum Ditemukan, Dit Polairud Polda Papua dan SAR Lakukan Pencarian hingga Sarmi

Share this article
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian kepada 2 nelayan yang hilang

Jayapura, fajarpapua.com – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Papua bersama tim Search and Rescue (SAR) gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap dua orang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Jayapura, Papua.

Kedua nelayan tersebut diketahui bernama Agus Salim dan Sa’dai, yang berangkat melaut pada Senin (5/1) untuk memancing ikan tuna di sekitar rumpon yang berada sekitar 42 mil laut dari daratan.

Namun hingga Minggu (11/1), keduanya belum kembali dan tidak memberikan kabar kepada pihak keluarga.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan pihak keluarga, kedua korban biasanya melaut paling lama selama empat hari.

Karena sudah memasuki hari ketujuh tanpa adanya informasi, keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

“Pada Minggu malam, sekitar pukul 18.27 WIT hingga 20.09 WIT, anggota Bhabinkamtibmas Perairan Dit Polairud Polda Papua menerima informasi dari Kapten Kapal SAR Jayapura, Capt. Jumriani, terkait laporan dugaan orang hilang di laut,” ujar Kombes Cahyo, Selasa (13/1).

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Dit Polairud langsung menuju Dermaga SAR Dok IX Jayapura untuk memastikan informasi sekaligus melakukan koordinasi dengan tim SAR.

Tim SAR gabungan bersama keluarga korban sempat bergerak menuju lokasi rumpon menggunakan kapal Sea Rider milik Basarnas.

Namun demikian, upaya pencarian tersebut terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

“Saat itu angin cukup kencang dan gelombang tinggi, sehingga pencarian dihentikan demi keselamatan seluruh personel,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kombes Cahyo mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis SARMAP, arah arus dan gelombang laut bergerak ke arah barat.

Oleh karena itu, pencarian lanjutan direncanakan kembali dilakukan dengan menggunakan Kapal SAR Jayapura, dengan fokus di sekitar lokasi memancing korban, kemudian dilanjutkan ke arah barat hingga wilayah Sarmi.

“Polda Papua melalui Dit Polairud terus bersinergi dengan Basarnas dan instansi terkait lainnya untuk memaksimalkan pencarian. Evaluasi dan penyesuaian strategi akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi di lapangan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Papua juga mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.

“Kami mengingatkan para nelayan untuk memastikan kesiapan kapal, ketersediaan alat keselamatan, serta menjaga komunikasi dengan keluarga maupun pihak berwenang. Langkah antisipasi ini sangat penting untuk mengurangi risiko saat melaut,” imbaunya. (hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *