Timika, fajarpapua.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengaku belum menerima laporan terkait insiden ambruknya proyek pembangunan jembatan gantung Aroanop di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Saat dikonfirmasi fajarpapua.com, Inosensius menyampaikan pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari bidang teknis yang menangani proyek tersebut.
“Saya belum mendapatkan berita atau laporan terkait kejadian tersebut. Nanti akan saya konfirmasi kembali setelah berkoordinasi dengan kepala bidang yang menangani proyek itu,” ujar Inosensius Yoga Pribadi singkat, Selasa (13/1).
Sebelumnya, diberitakan insiden memilukan dilaporkan terjadi pada proyek pembangunan Jembatan Gantung Aroanop yang masih dalam tahap pengerjaan.
Jembatan tersebut ambruk setelah ikatan sling kawat baja penyangga utama dilaporkan terlepas, sehingga menyebabkan badan jembatan jatuh secara tiba-tiba.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (13/1) dan sontak menyita perhatian publik setelah rekaman video kejadian beredar luas di media sosial.
Video berdurasi sekitar 3 menit 5 detik yang diunggah akun Facebook @TanahAmungBumiKamoro memperlihatkan detik-detik saat jembatan gantung terlepas dari tali penyangga sebelum akhirnya ambruk ke bawah.
Akibat putusnya sling penyangga tersebut, para pekerja yang sedang berada di atas konstruksi jembatan ikut terseret dan terjatuh. Informasi sementara menyebutkan, sebanyak empat orang pekerja terjatuh dari ketinggian.
Satu orang pekerja dilaporkan terlempar ke aliran kali yang berada tepat di bawah jembatan, sementara tiga pekerja lainnya jatuh dan menghantam bebatuan di sekitar lokasi kejadian. (moa)






