Jayapura, fajarpapua.com – Pemerintah Provinsi Papua akan membangun 14 ribu unit rumah rakyat yang dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah Papua. Pembangunan tahap awal direncanakan di kawasan pesisir sebagai lokasi percontohan.
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri, Jumat (16/1), mengatakan, program pembangunan rumah rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus menata kawasan permukiman agar lebih layak dan terencana.
“Pembangunan tahap awal kami pemerintah fokuskan di wilayah yang lebih mudah dijangkau terlebih dahulu sebagai percontohan di kawasan pesisir perkotaan,” ujar Gubernur Fakhiri.
Gubernur menjelaskan, untuk wilayah perkotaan pembangunan akan dimulai dari kawasan pulau kosong dan sekitarnya. Untuk itu, pemerintah provinsi telah melakukan koordinasi dan konsolidasi bersama Pemerintah Kota Jayapura.
“Kami telah mengusulkan pembangunan 14 ribu unit rumah untuk satu tahun anggaran yang ada. Rumah yang dibangun akan dibagi secara proporsional sesuai kebutuhan masing-masing kabupaten dan kota di Papua,” katanya.
Menurut Gubernur Fakhiri, pembangunan tahap pertama akan menjadi contoh yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat. “Apabila model pembangunannya berjalan baik, pemerintah akan mendorong ke wilayah lain secara bertahap dengan tetap mengutamakan kearifan lokal di daerah tersebut,” tuturnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memetakan kebutuhan riil perumahan rakyat agar program tersebut tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Selain itu, Pemprov Papua juga menunggu dukungan serta sinkronisasi program dari kementerian terkait agar pembangunan rumah rakyat dapat berjalan berkelanjutan.
“Kami berharap program pembangunan rumah rakyat ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong penataan kawasan permukiman yang lebih tertib, sehat, dan layak huni di Papua,” pungkasnya.(hsb)






