BERITA UTAMAMIMIKA

Heboh! Oknum Pejabat di Mimika Diduga Terlibat Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi Perguruan Tinggi Ternama

16
×

Heboh! Oknum Pejabat di Mimika Diduga Terlibat Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi Perguruan Tinggi Ternama

Share this article
Ilustrasi

Timika, fajarpapua.com– Dunia birokrasi di Kabupaten Mimika diguncang isu serius yang mencoreng nama baik daerah.

Saat ini santer isu yang menyebutkan seorang oknum pejabat di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mimika diduga terlibat kasus pelecehan seksual.

iklan

Pelecehan seksual yang dilakukan oknum pejabat tersebut diduga menimpa seorang mahasiswi dari salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Informasi yang beredar menyebutkan, korban merupakan mahasiswi yang tengah menjalani penelitian untuk kepentingan tugas akhir.

Dimana dalam rangka mengumpulkan data, korban awalnya menghubungi kepala OPD terkait di Kabupaten Mimika.

Namun karena kepala OPD tersebut sedang berada di luar daerah, korban kemudian diarahkan untuk menemui salah satu pejabat di bawahnya yang dinilai memiliki kewenangan dan tanggung jawab atas data yang dibutuhkan.

Setelah berkomunikasi, korban dan pejabat dimaksud kemudian membuat janji pertemuan guna membahas data yang ia butuhkan.

Diduga, dalam salah satu pertemuan itulah tindakan pelecehan seksual menimpa korban.

Ironisnya, perbuatan tidak senonoh tersebut diduga dilakukan didalam mobil saat oknum pejabat tersebut menjemput langsung korban dengan alasan membantu pengambilan data penelitian.

Situasi ini dimanfaatkan pelaku untuk melakukan tindakan yang melanggar norma, etika, serta hukum.

Akibat kejadian tersebut, korban disebut mengalami trauma mendalam yang mengganggu psikologis korban.

Bahkan, berdasarkan informasi yang berkembang, korban telah melaporkan dugaan pelecehan seksual itu kepada pimpinan daerah Kabupaten Mimika agar mendapat perhatian dan penanganan serius.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Mimika maupun aparat penegak hukum terkait kebenaran laporan tersebut.

Identitas terduga pelaku pun belum diungkap untuk menghindari praduga bersalah.

Kasus ini menuai keprihatinan publik dan memicu desakan agar pemerintah daerah bertindak tegas, transparan, serta memberikan perlindungan maksimal kepada korban.

Masyarakat juga berharap agar dugaan pelecehan seksual ini diusut tuntas sesuai aturan hukum yang berlaku demi menjaga marwah birokrasi dan rasa aman, khususnya bagi perempuan yang berurusan dengan instansi pemerintah.

Redaksi fajarpapua.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru setelah ada pernyataan resmi dari pihak berwenang. (mas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *