BERITA UTAMA

KM Bintang Laut Tenggelam di Laut Arafuru, Satu Korban Tewas, 12 Ditemukan Selamat dan Enam ABK Hilang

14
×

KM Bintang Laut Tenggelam di Laut Arafuru, Satu Korban Tewas, 12 Ditemukan Selamat dan Enam ABK Hilang

Share this article
Tim SAR yang bertugas melakukan pencarian

Merauke, fajarpapua.com – Sebuah kapal pencari cumi-cumi KM Bintang Laut yang berasal dari Jakarta dilaporkan tenggelam di perairan Laut Arafuru, tepatnya di sekitar perairan Torasi, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada Selasa (20/1).

Dalam insiden tersebut, 13 anak buah kapal (ABK) berhasil ditemukan di laut dan diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

iklan

Titik penemuan korban berada sekitar 115 kilometer dari Dermaga Merauke ke arah tenggara, mendekati perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (RI–PNG), atau sekitar 71 kilometer dari pesisir Kampung Kondo jika ditarik garis lurus.

Dari 13 korban yang ditemukan, satu orang ABK dilaporkan meninggal dunia, sementara 12 lainnya selamat.

Peristiwa ini dilaporkan oleh Misdi, selaku pengurus agen kapal, kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke pada Rabu (21/1) pukul 13.44 WIT.

Dalam laporannya, Misdi menyebutkan total ABK KM Bintang Laut berjumlah 19 orang, sehingga hingga saat ini enam ABK masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak 16 personel SAR yang terdiri dari ABK Rescue Boat dan personel rescuer langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Boat 223 Merauke.

Tim SAR juga membawa perahu karet sebagai antisipasi untuk penyisiran di pesisir pantai apabila diperlukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, S.E., M.M, menjelaskan 13 korban yang ditemukan sebelumnya saat ini tengah dievakuasi menggunakan KM Purbalingga menuju Kumbe, dan diperkirakan akan tiba pada Kamis siang.

“Melihat kondisi cuaca yang kurang bersahabat akhir-akhir ini, kami mengimbau kepada para pelaut dan kapal-kapal yang akan melaut di perairan Arafuru dan sekitarnya agar selalu memperhatikan informasi dan update cuaca dari BMKG,” ujar Rudi.

Hingga berita ini dimuat tim SAR masih dalam perjalanan menuju lokasi tenggelamnya kapal.

Berdasarkan data BMKG Merauke, ketinggian gelombang di Laut Arafuru bagian timur saat ini berkisar antara 1,5 meter hingga 2,75 meter, dengan kondisi hujan dan kecepatan angin antara 10 hingga 45 km/jam.

Pencarian terhadap enam ABK yang masih hilang terus dilakukan dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan. (mas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *