BERITA UTAMA

Seluruh Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Ditemukan

23
×

Seluruh Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Ditemukan

Share this article
Korban saat dievakuasi

Pangkep, fajarpapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Korban terakhir atau ke-10 ditemukan pada Jumat (23/1) pagi tadi, sehingga seluruh awak dan penumpang pesawat telah teridentifikasi dan ditemukan.

iklan

Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, menjelaskan proses penemuan korban terakhir berlangsung sejak pagi hari.

“Pada pukul 08.33 WITA, dilaporkan dari tim tombak bersama tim gabungan menemukan paket 9,” kata Dody di Posko SAR Tompo Bulu, Jumat (23/1).

Selanjutnya, tim SAR kembali menerima laporan penemuan korban terakhir. “Namun, pada pukul 09.16 WITA, paket 10 telah ditemukan oleh tim elang bersama tim SAR gabungan,” ungkapnya.

Dody menambahkan, hingga hari ketujuh operasi SAR, tim gabungan telah mengevakuasi dua dari lima kantong jenazah yang ditemukan pada Kamis (22/1) melalui jalur udara.

Sementara tiga kantong lainnya masih dalam proses evakuasi. “Untuk evakuasi, dua sudah sampai di Lanud. Masih menunggu tiga lainnya. Dua paket yang ditemukan kemarin dan hari ini masih dalam proses untuk didekatkan ke titik penjemputan helikopter,” jelasnya.

Menurut Dody, lokasi penemuan korban terakhir berada tidak jauh dari enam korban yang ditemukan sehari sebelumnya, namun berada di medan yang cukup sulit.

“Posisinya satu areal dengan enam korban kemarin, tetapi berada di jurang seperti aliran sungai. Saat hujan menjadi jalur air, sehingga membutuhkan teknik evakuasi khusus,” katanya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii memastikan secara jumlah seluruh korban telah ditemukan.

“Alhamdulillah, pagi hari ini secara kuantitas sudah sepuluh kantong jenazah,” ujarnya.

Pesawat ATR 42-500 yang dicarter oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebelumnya dilaporkan hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu siang pekan lalu.

Pesawat dengan rute penerbangan Yogyakarta–Makassar itu kemudian dikonfirmasi jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung sehari setelah dinyatakan hilang.

Gunung Bulusaraung sendiri berada di perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep. Berdasarkan manifes, pesawat tersebut membawa 10 orang yang terdiri dari tujuh awak penerbangan dan tiga penumpang.

Sebelumnya, hingga Kamis (22/1), Tim SAR gabungan telah menemukan sembilan korban, enam di antaranya dalam kondisi tidak utuh.

Proses identifikasi seluruh korban akan dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) akan segera ditutup sesuai ketentuan yang berlaku. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *