Timika, fajarpapua.com – Wakil Bupati (Wabup) Mimika Emanuel Kemong menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera menuntaskan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan tidak menunda kewajiban administrasi yang menjadi catatan pemeriksaan.
Penegasan itu disampaikan Wabup Kemong memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (26/1).
Dalam arahannya, ia menekankan percepatan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Disebutkan masih terdapat sejumlah catatan yang harus segera diselesaikan oleh OPD terkait.
“Hari ini BPK mulai kembali melakukan pemeriksaan. OPD yang diundang harus hadir tepat waktu dan menyiapkan seluruh data yang dibutuhkan,” ujarnya.
Selain temuan BPK, Kemong juga menyoroti kedisiplinan ASN yang dinilai berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan publik. Ia mengingatkan apel pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari evaluasi komitmen dan tanggung jawab ASN.
“Disiplin adalah kunci utama pelayanan. Apel pagi bukan formalitas, tapi tanggung jawab bersama,” katanya.
Ia mengungkapkan masih adanya keluhan masyarakat terkait rendahnya kehadiran pegawai di sejumlah OPD, termasuk aktivitas perjalanan dinas dan kegiatan lain yang dinilai tidak mendesak sehingga berdampak pada pelayanan.
“Awal tahun harus jadi momentum perbaikan kinerja. Jangan jadikan isu pergantian pimpinan sebagai alasan untuk bermalas-malasan,” ujar Emanuel.
Menanggapi isu rotasi dan mutasi pimpinan OPD yang beredar, Wakil Bupati memastikan informasi tersebut tidak benar dan belum pernah diumumkan secara resmi. Ia menegaskan ASN tidak boleh bekerja berdasarkan isu.
“Siapa pun pimpinannya, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan,” tegasnya.
Emanuel juga mengingatkan seluruh ASN untuk tertib administrasi, termasuk kewajiban menyampaikan izin resmi saat meninggalkan tempat tugas, baik secara lisan maupun tertulis.
Selain itu, ia menekankan kesiapan OPD dalam penginputan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Ketidaksiapan data dinilai berpotensi menghambat proses perencanaan dan penganggaran daerah.
Menutup arahannya, Emanuel Kemong menyampaikan Bupati Mimika masih berada di luar daerah dan dijadwalkan kembali dalam waktu dekat. Ia mengajak seluruh ASN menjaga konsistensi kinerja, memperkuat koordinasi, dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. (moa)
