Nabire, fajarpapua.com – Pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNS dilaporkan mengalami kecelakaan (accident) dengan mendarat di perairan Pantai Karadiri, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1).
Insiden tersebut terjadi sesaat setelah pesawat lepas landas dan seluruh penumpang dilaporkan selamat.
Berdasarkan laporan awal kejadian, pesawat jenis Cessna 208 (C208) milik Smart Aviation tersebut melayani rute Bandar Udara Douw Aturure Nabire (WABI), Papua Tengah menuju Bandara Utarom (WASK) Kaimana, Papua Barat.
Pesawat lepas landas (airborne) pada pukul 15.54 WIT dengan membawa 13 penumpang dan dipiloti oleh Captain Tania.
Dua menit setelah airborne, tepatnya pukul 15.56 WIT, pilot pesawat PK-SNS mengajukan permintaan Return to Base (RTB) kepada petugas Air Traffic Control (ATC) Bandar Udara Douw Aturure Nabire.
Menindaklanjuti permintaan tersebut, ATC kemudian menginstruksikan pesawat untuk bergabung (join final) ke runway 17 dan melaporkan posisi final.
Namun, pada pukul 15.57 WIT, petugas ATC yang sedang bertugas melihat kondisi pesawat dalam keadaan menurun saat melakukan turning final.
Dalam proses tersebut, pesawat tidak berhasil mendarat di Bandara Douw Atarure Nabire dan akhirnya tercebur ke laut di sekitar perairan Pantai Karadiri, Nabire.
Upaya evakuasi langsung dilakukan. Sekitar pukul 16.14 WIT, pesawat berhasil ditarik dari pantai.
Seluruh 13 orang yang berada di dalam pesawat (Person On Board/POB) dinyatakan selamat tanpa laporan korban jiwa.
Petugas ATC Bandar Udara Douw Aturure Nabire yang bertugas saat kejadian diketahui atas nama Ilham Akbar Bahari dan M. Emir Fayyadh.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendalaman dan koordinasi lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Pihak Smart Aviation maupun otoritas penerbangan belum memberikan keterangan resmi tambahan terkait faktor teknis maupun kondisi cuaca saat kejadian. (mas)
