BERITA UTAMAPAPUA

TPNPB Kodap XIII Paniai Klaim Bakar Ekskavator Tambang Ilegal di Degeuwo

8
×

TPNPB Kodap XIII Paniai Klaim Bakar Ekskavator Tambang Ilegal di Degeuwo

Share this article
Anggota TPNPB OPM

Nabire, fajarpapua.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai mengklaim telah membakar satu unit alat berat jenis ekskavator yang diduga digunakan untuk aktivitas tambang ilegal di wilayah Degeuwo, Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Rabu (28/1) pagi.

iklan

Informasi itu disampaikan langsung oleh Pimpinan TPNPB Kodap XIII, Brigjen Matius Gobai, bersama Komandan Operasi Mayor Osea Satu Boma.

Menurut Matius Gobai, aksi pembakaran dilakukan oleh pasukan gerilya dari Kowip 3 Batalyon III Piyayita, Kompi B, sebagai bentuk penolakan terhadap aktivitas pertambangan yang dinilai ilegal dan merugikan masyarakat adat di wilayah Paniai.

“Kami telah melakukan pembakaran terhadap ekskavator milik perusahaan yang beroperasi tanpa izin di wilayah Degeuwo,” ujar Matius Gobai.

TPNPB juga menyatakan akan menargetkan seluruh proyek pembangunan dan aktivitas pertambangan yang mereka anggap sebagai bentuk pembangunan kolonial di Tanah Papua, khususnya di wilayah Paniai.

Selain itu, Matius Gobai mengingatkan pihaknya sebelumnya telah menyampaikan pernyataan penolakan terhadap proyek-proyek pembangunan tertentu melalui siaran pers pada 1 Juli 2025.

Penolakan tersebut, kata dia, didasarkan pada klaim bahwa sejumlah proyek dilakukan tanpa persetujuan masyarakat adat.

Dalam pernyataannya, TPNPB juga menyerukan kepada masyarakat Papua agar tidak menyerahkan tanah adat untuk kepentingan perkebunan skala besar, pertanian, maupun pembangunan fasilitas militer.

Mereka menilai hal tersebut berpotensi menimbulkan konflik sosial dan dampak keamanan bagi warga setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat keamanan maupun Pemerintah Kabupaten Paniai terkait klaim pembakaran ekskavator tersebut. (mas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *