Timika, fajarpapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) menggelar Ibadah Syukur menyambut pergantian tahun kerja 2025 menuju 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Pelabuhan YPMAK, sebuah fasilitas strategis yang dibangun untuk memperkuat denyut ekonomi masyarakat pesisir Mimika.
Pelabuhan tersebut bukan sekadar sarana sandar kapal, tetapi juga menjadi titik distribusi perahu motor tempel yang selama ini menopang aktivitas nelayan dan warga kampung pesisir.
Lokasi pelabuhan berada sekitar 25–30 kilometer dari Kantor YPMAK di Jalan Yos Sudarso.
Perjalanan darat menuju Pomako memakan waktu hampir satu jam, namun jarak tersebut tidak mengurangi antusiasme para pengurus dan karyawan yang hadir mengikuti ibadah bersama.
Ibadah dipimpin oleh Pater Didimus dengan bacaan Kitab Suci dari 2 Samuel 11:1–2 dan 13–17, yang mengangkat kisah Raja Daud. Dalam refleksinya, Pater Didimus mengajak seluruh peserta untuk memaknai kepemimpinan sebagai tanggung jawab moral dan spiritual.
Ia mengingatkan bahwa kekuasaan dan jabatan harus dijalankan dengan kebijaksanaan serta keadilan, tanpa mengorbankan hak orang lain. Menurutnya, kesalahan Daud menjadi pelajaran bahwa setiap pemimpin dituntut menjaga nurani dan sikap hidup yang selaras dengan kehendak Tuhan.
Pater Didimus juga menekankan pentingnya kepekaan sosial dalam setiap karya pelayanan. Kepedulian terhadap mereka yang lemah dan terlupakan, katanya, merupakan wujud nyata nilai-nilai Kerajaan Allah yang harus terus dihidupi.
Sementara itu, Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh karyawan atas kerja keras dan dedikasi sepanjang tahun 2025.
Ia menilai berbagai tantangan yang dihadapi selama setahun terakhir dapat dilalui berkat kebersamaan dan komitmen bersama.
Leonardus juga mengajak seluruh keluarga besar YPMAK untuk menjadikan momentum ibadah syukur ini sebagai ruang refleksi, sekaligus penguatan iman dalam memasuki tahun kerja yang baru.
Di tengah berbagai suka dan duka yang dialami, ia mengingatkan pentingnya rasa syukur atas kesehatan, kebersamaan, dan kesempatan untuk terus melayani masyarakat.
Menatap tahun 2026, YPMAK dihadapkan pada sejumlah agenda dan program strategis. Leonardus berharap kolaborasi dan semangat kerja tim dapat semakin diperkuat agar seluruh rencana yang telah disusun benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat Amungme dan Kamoro.
Ibadah syukur ini menjadi penanda bahwa perjalanan YPMAK bukan hanya tentang capaian program, tetapi juga tentang nilai, kepedulian, dan harapan yang terus dijaga dari tahun ke tahun. (moa)







