BERITA UTAMAMIMIKA

Guru Belum Mengajar di Distrik Jila hingga Akhir Januari 2026, Ini Penjelasan Dinas Pendidikan Mimika

14
×

Guru Belum Mengajar di Distrik Jila hingga Akhir Januari 2026, Ini Penjelasan Dinas Pendidikan Mimika

Share this article
Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah

Timika, fajarpapua.com – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, belum berjalan optimal hingga akhir Januari 2026.

Kondisi ini terjadi akibat keterlambatan penempatan dan pengantaran tenaga guru ke wilayah pedalaman tersebut.

iklan

Kepala Bidang SMP/SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Manto Ginting, menjelaskan belum maksimalnya KBM di Distrik Jila bukan disebabkan oleh absennya aktivitas sekolah, melainkan karena guru-guru baru tiba di lokasi tugas.

“KBM di Jila sebenarnya sudah direncanakan berjalan, hanya saja guru-gurunya baru kemarin diantar ke lokasi,” kata Manto saat dikonfirmasi fajarpapua.com, Rabu (4/2).

Ia menjelaskan, pengantaran guru ke Distrik Jila dilakukan secara terpusat oleh Dinas Pendidikan Mimika menggunakan transportasi udara.

Dalam pengiriman terakhir, dua unit pesawat dikerahkan untuk mengantar para guru beserta kebutuhan logistik dasar.

“Pengantaran guru kita atur terpusat. Di awal kita antar, lalu Desember baru dijemput kembali. Kalau guru berangkat sendiri-sendiri, itu sangat sulit karena keterbatasan tiket dan akses,” ujarnya.

Untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Distrik Jila, tercatat sebanyak 12 guru telah ditempatkan.

Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) belum tersedia, dan data siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) berada di luar kewenangan bidangnya.

Selain menyiapkan transportasi, Dinas Pendidikan Mimika juga membekali para guru dengan bahan makanan (bama) guna menunjang kebutuhan selama bertugas di daerah terpencil. Langkah ini diambil mengingat keterbatasan akses logistik di Distrik Jila.

“Guru-guru yang kita antar sudah dibekali bama, seperti beras, minyak goreng, kacang hijau, dan susu. Itu untuk kebutuhan makan mereka sekaligus mendukung aktivitas sekolah,” jelas Manto.

Sebelumnya diberitakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, hingga akhir Januari 2026 belum berjalan normal.

Penyebab utamanya adalah belum kembalinya guru-guru SD dan SMP setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Tokoh Pemuda Distrik Jila, Ely Dolame, menyatakan sejak berakhirnya libur akhir tahun 2025 sampai kini, aktivitas belajar di sekolah-sekolah setempat masih terhenti.

Akibatnya, ratusan siswa di Jila kehilangan kesempatan mengikuti pelajaran secara tatap muka.

“Sejak libur Natal dan Tahun Baru sampai hari ini, guru-guru belum kembali mengajar. Anak-anak tidak belajar. Kami sangat membutuhkan pendidikan,” ujar Ely Dolame, Jumat (31/1/2026).

Keluhan serupa turut disampaikan oleh pemilik akun Facebook Elly Nitabugin Kua Kelo.

Dalam unggahan yang diposting pada Sabtu (31/1/2026), pemilik akun memohon kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah agar segera mengarahkan guru-guru SD dan SMP untuk mengajar di Jila.

“Kami masyarakat Distrik Jila meminta agar Kepala Dinas Pendidikan segera arahkan guru-guru SD dan SMP untuk mengajar di Jila. Kami butuh pendidikan. Karena itu kami minta guru-guru segera naik mengajar di Jila,” tulisnya. (moa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *