Agats, fajarpapua.com – Ketegangan pecah di Kota Agats setelah dua kelompok warga dari Kompleks Pelabuhan Lama dan Kompleks Bintang Laut terlibat aksi saling serang, Kamis (5/2/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka akibat terkena senjata tajam dan panah wayar.
Berdasarkan rilis yang diterima fajarpapua.com, Jumat (6/2/2026), peristiwa bermula sekitar pukul 21.30 WIT di Lapangan Yos Sudarso Agats. Perkelahian awalnya hanya melibatkan kelompok pemuda dari kedua kompleks yang saling serang menggunakan katapel dan panah wayar. Situasi kemudian berkembang menjadi konflik antar kelompok masyarakat.
Merespons kejadian itu, personel Polres Asmat yang dipimpin langsung Kabag Ops AKP Okto Adianto Samosir S.H. segera turun ke lokasi untuk meredam konflik.
AKP Okto Adianto Samosir mengatakan, hingga kini Polres Asmat masih melakukan pemantauan ketat dan terus mengupayakan mediasi agar konflik antar warga di Kota Agats dapat diselesaikan secara damai.
“Hingga saat ini situasi di Kota Agats masih dalam pantauan ketat pihak Polres Asmat. Ketegangan masih terasa dipicu adanya anggota keluarga yang menjadi korban luka, meski sebagian besar warga mengaku tidak mengetahui akar permasalahan yang sebenarnya terjadi,” katanya.
Ia menambahkan, pihak kepolisian terus melakukan upaya mediasi guna mencegah terjadinya aksi balasan susulan.
Meski demikian, situasi di Kota Agats berangsur-angsur kondusif dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal seperti biasa. (Jef)






