Timika, fajarpapua.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Loka POM Mimika menggelar kegiatan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) gratis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), keluarga ASN, serta masyarakat umum.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Loka POM Mimika dengan Dewan Pengurus KORPRI Nasional melalui program nasional satu juta vaksin HPV.
Pelaksanaan vaksinasi berlangsung di Kantor Loka POM Mimika, Jalan Hasanuddin, Irigasi, Papua Tengah, Jumat (6/2).
Kepala Loka POM Mimika, Rudolf Surya Panduwinata Bonay, S.Si., mengatakan kegiatan vaksinasi HPV ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT BPOM sekaligus bentuk komitmen dalam memperluas perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya perempuan, dari risiko kanker serviks.
“Vaksin HPV ini tidak hanya diperuntukkan bagi ASN dan keluarga ASN, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum. Siapa pun dapat mendaftar dan mengikuti program ini sesuai persyaratan yang ditetapkan,” ujar Rudolf.
Ia menjelaskan vaksin HPV diberikan dalam tiga tahap dosis. Dosis pertama diberikan pada kegiatan tersebut, dosis kedua dua bulan setelahnya, dan dosis ketiga empat bulan setelah dosis kedua, sehingga seluruh rangkaian vaksinasi akan selesai dalam kurun waktu enam bulan.
Pada tahap awal pelaksanaan, jumlah penerima vaksin masih terbatas menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin.
Sebanyak 250 dosis vaksin didatangkan dari Jakarta untuk tahap pertama. Ke depan, Loka POM Mimika berharap dukungan penambahan kuota vaksin agar cakupan layanan dapat diperluas.
Rudolf juga menambahkan peserta vaksinasi harus memenuhi sejumlah persyaratan kesehatan, di antaranya tidak sedang hamil serta bersedia menunda kehamilan selama masa pemberian vaksin.
Selain vaksinasi, Loka POM Mimika juga memberikan sosialisasi terkait keamanan obat dan makanan kepada peserta.
Edukasi disampaikan melalui pemaparan singkat serta pembagian brosur mengenai penggunaan obat yang benar dan konsumsi makanan sehat, khususnya bagi kaum perempuan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Rizal Ubra, mengapresiasi pelaksanaan program vaksinasi HPV tersebut.
Menurutnya, vaksinasi merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam menekan angka kanker serviks yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kanker serviks dapat dicegah melalui vaksinasi. Program satu juta vaksin HPV dari KORPRI Nasional, termasuk yang dilaksanakan di Mimika, diharapkan dapat meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat,” ujarnya. (moa)

