Jayapura, fajarpapua.com – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Jia Gwee yang jatuh pada 17 Februari 2026, ratusan lampion mulai menghiasi rumah ibadah umat Buddha di Vihara Arya Dharma kawasan Skyland, Kota Jayapura, Selasa (10/2).
Pemasangan lampion tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan perayaan Imlek yang setiap tahunnya dilaksanakan umat Buddha dan masyarakat Tionghoa di Jayapura.
Selain dekorasi vihara, sejumlah kegiatan keagamaan dan budaya juga mulai digelar, termasuk ibadah bersama, pertunjukan barongsai, serta kegiatan sosial berupa pembagian bantuan sembako.
Ketua Yayasan Buddha Darma Jayapura, Teddy Wadianto, mengatakan perayaan Imlek 2026 merupakan Tahun Kuda dengan unsur api, yang diyakini memiliki energi besar dan kuat.
“Imlek tahun ini adalah tahun kuda dengan unsur api. Kuda melambangkan semangat dan kerja keras, sementara api melambangkan energi dan dinamika kehidupan. Kombinasi ini diyakini membawa gairah dan kekuatan bagi umat yang merayakannya,” ujar Teddy.
Ia menjelaskan, rangkaian perayaan Imlek di Vihara akan dimulai pada malam 16 Februari 2026.
Sejak malam tersebut, vihara akan dibuka bagi umat yang ingin melaksanakan doa syukur menyambut Tahun Baru Imlek.
“Doa dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur atas kehidupan yang telah dilalui, kelancaran rezeki, serta kesehatan yang diberikan sepanjang tahun,” katanya.
Menurut Teddy, panitia telah memasang sekitar 200 lampion di area vihara. Lampion-lampion tersebut akan dipasang selama 15 hari dan akan dilepas bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh.
Ia menambahkan, Imlek pada hakikatnya merupakan hari besar keluarga bagi masyarakat Tionghoa yang sarat dengan makna kebersamaan.
Selain itu, Imlek juga dimaknai sebagai simbol penyambutan musim semi, menandai awal kehidupan baru dan momentum untuk memperbaiki diri.
“Kami berharap ke depan kehidupan masyarakat, khususnya di Papua, semakin baik. Sebagai bagian dari masyarakat dan warga negara, kami juga berkomitmen untuk terus membantu sesama, termasuk melalui kegiatan sosial ke panti asuhan dan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Teddy juga menyampaikan pada 1 Maret 2026 mendatang, pihaknya akan menggelar pelepasan 100 lampion terbang. Kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat Jayapura yang ingin menyaksikannya secara langsung di Vihara. (hsb)







