Jayapura, fajarpapua.com— Prestasi membanggakan diraih tim asal Timika pada ajang Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Papua Cup 2026.
Pasangan Irwanto–Akmal dari Gardu 168 Timika sukses keluar sebagai runner up setelah melalui partai final yang berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi.
Turnamen yang digelar oleh Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pengprov PORDI) Papua itu mempertemukan ratusan atlet domino dari berbagai daerah di Indonesia.
Irwanto–Akmal mampu menembus babak final di kelas umum, sekaligus mengukir catatan penting bagi olahraga domino Kabupaten Mimika.
Pada laga final yang digelar Selasa (10/2) dini hari, Irwanto–Akmal menghadapi pasangan tuan rumah Rahman Noncy–Randi dari Gardu Blade Domino Community Abepura.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal, dengan saling kejar poin hingga skor sempat imbang 3–3.
Bahkan, pasangan asal Timika sempat membalikkan keadaan dan unggul 6–3 setelah memenangkan dua gim beruntun.
Namun, perubahan strategi dari Rahman Noncy–Randi membuat laga kembali berimbang hingga akhirnya ditutup dengan skor tipis 7–6 untuk kemenangan tuan rumah.
Meski harus puas di posisi kedua, capaian Irwanto–Akmal dinilai sangat membanggakan.
Selain menunjukkan kualitas strategi dan mental bertanding, mereka berhasil membawa nama Timika bersaing di level nasional.
Atas hasil tersebut, pasangan Irwanto–Akmal berhak menerima hadiah Rp 60 juta, sementara juara pertama membawa pulang Rp 80 juta.
Ketua Pengprov PORDI Papua, H Supriadi Laling, SAP, menyebut keberhasilan tim dari Timika menjadi bukti bahwa pembinaan atlet domino di luar Papua juga berkembang pesat.
“Juara satu dari Gardu Blade dan juara dua dari Gardu 168 Timika. Ini menunjukkan bahwa kemenangan ditentukan oleh strategi dan kekompakan, bukan asal daerah,” ujarnya.
Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet domino di Mimika dan Papua secara umum untuk terus berlatih dan siap bersaing di event nasional maupun internasional.
Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Papua Cup 2026 sendiri menjadi ajang prestisius dengan total hadiah mencapai Rp335 juta, sekaligus memperkuat silaturahmi antar-atlet domino dari berbagai daerah di Indonesia. (mas)

