Jayapura, fajarpapua.com – Pemuda warga negara asal Papua Nugini (PNG) bernama David (21) yang dilaporkan diterkam buaya di Sungai Muara Tami, Kota Jayapura, ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura Anton Sucipto mengatakan, jenazah ditemukan pada pukul 13.02 WIT oleh Tim SAR Gabungan darat kurang lebih 1,22 kilometer dari lokasi kejadian. Kemudian korban dievakuasi ke Puskesmas Skouw dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura.
“Tim SAR Gabungan yang terlibat di lapangan terdiri dari Basarnas, Polsek Muara Tami, Koramil Muara Tami, keluarga dan masyarakat. Dengan telah ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan ditutup dan semua unsur yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing,” kata Anton.
Sebelumnya diberitakan, petugas Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura menerima laporan pukul 15.05 WIT dari David Prawar telah terjadi kecelakaan seorang WNA asal Papua New Guinea diterkam buaya di Sungai Tami Kampung Moso Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Selasa (10/2).
Korban saat itu bersama beberapa rekannya sedang memancing di Sungai Tami. Saat berada di tepi sungai, tiba-tiba korban diterkam buaya dan terseret ke dalam sungai.
Rekan korban tidak sempat memberikan pertolongan dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura.
Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan Polsek Muara Tami serta keluarga korban. Tim rescuer menyiapkan peralatan dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian. (hsb)







