Jayapura, fajarpapua.com – Dua orang pemuda Virgo Komba (27) dan Charles Kilungga dilaporkan terseret arus saat berenang di Pantai Base G, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Rabu (18/2) siang.
Hingga sore, satu korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Berdasarkan data yang diperoleh fajarpapua.com menyebutkan, peristiwa naas itu berawal sekitar pukul 11.00 WIT, kedua korban berenang bersama rekan-rekannya di Pantai Base G Kiri.
Saat asyik berena, pemuda bernama Virgo Komba diketahui terseret arus ombak.
Charles Kilungga yang melihat rekannya terseret arus mencoba menolong, namun sayang yang bersangkutan juga ikut terseret.
Rekan korban dan warga sekitar yang melihat kedua korban terseret arus sempat melakukan upaya pertolongan, namun tidak berhasil.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura untuk mendapatkan bantuan SAR.
Sekitar pukul 15.30 WIT, Tim SAR tiba di lokasi kejadian.
Tim kemudian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). S
SRU pertama melakukan pencarian dengan metode penyelaman, sementara SRU kedua melakukan penyisiran permukaan menggunakan RIB Basarnas dan speed boat Polairud.
Pada pukul 16.25 WIT, korban atas nama Charles Kilungga berhasil ditemukan oleh tim selam di sekitar perairan Pantai Base G pada koordinat 02°30’29.26″S 140°44’05.21″E dalam kondisi meninggal dunia.
Korban selanjutnya dievakuasi ke darat dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Pukul 17.00 WIT, Tim SAR melaksanakan debriefing dan evaluasi hasil kegiatan. Hingga saat ini, pencarian terhadap korban Virgo Komba masih terus dilakukan.
Operasi SAR melibatkan unsur Basarnas, Polairud, serta keluarga dan masyarakat setempat dengan dukungan peralatan RIB, LCR, speed boat, kendaraan operasional, serta perlengkapan selam dan SAR air.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi arus laut, terutama saat beraktivitas di wilayah perairan. (hsb)


Komentar (0)