BERITA UTAMAMIMIKAPT FREEPORT

TP-PKK Bersama Dinkes Mimika Gandeng Wahana Visi Gelar Workshop Pemanfaatan Buku KIA bagi Kader Posyandu

311
×

TP-PKK Bersama Dinkes Mimika Gandeng Wahana Visi Gelar Workshop Pemanfaatan Buku KIA bagi Kader Posyandu

Share this article
Suasana pembukaan Workshop pemanfaatan buku kepada Kader Posyandu di Swissbellinn Hotel Timika, Rabu (18/2).

Timika, fajarpapua.com – Tim Penggerak PKK Kabupaten Mimika bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika menggandeng Wahana Visi Indonesia dan didukung PT Freeport Indonesia menggelar workshop pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) bagi kader Posyandu se-Kabupaten Mimika.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini secara resmi dibuka oleh Dr. Enny Kenangalem yang mewakili Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, di Swiss-Belinn Timika, Rabu (18/2).

iklan

Dalam sambutannya, Dr. Enny mengatakan para kader Posyandu akan mendapatkan pembelajaran praktis terkait penggunaan dan pengisian Buku KIA atau Kartu Menuju Sehat (KMS) secara baik dan benar, seiring penerapan Posyandu dengan pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Kita belajar hari ini untuk menjalankan era baru ini, di mana pelayanan dilakukan dengan lima siklus kehidupan dan khusus untuk Posyandu difokuskan pada KIA, yaitu terkait pengisian buku KIA,” ujarnya.

Ia menegaskan, peran kader Posyandu sangat penting dalam memantau tumbuh kembang anak serta memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

“Atas nama Ibu Ketua TP-PKK, kami berharap ibu-ibu kader betul-betul mengikuti kegiatan ini dengan baik dan memahami apa yang disampaikan instruktur. Ini sangat penting untuk melihat tumbuh kembang anak-anak kita dan menerapkan konsep hidup sehat di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Program Manager PASTI Papua dari Wahana Visi Indonesia menjelaskan, workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman kader terkait pentingnya pemanfaatan Buku KIA yang selama ini dinilai belum optimal digunakan.

“Buku KIA ini fungsinya banyak, tetapi masih jarang dimanfaatkan secara maksimal. Melalui workshop ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa Buku KIA bisa menjadi media penyuluhan, alat monitoring, penimbangan dan pengukuran bagi ibu hamil, ibu melahirkan, hingga balita, termasuk terkait perlindungan anak dari kekerasan. Di dalamnya juga terdapat Kartu Menuju Sehat yang harus diisi oleh para kader,” jelasnya.

Ia menambahkan, peserta workshop kali ini berasal dari kader Posyandu di kampung-kampung binaan PT Freeport Indonesia serta Posyandu Hasanah yang didampingi TP-PKK Mimika.

Ke depan, kegiatan serupa akan dilaksanakan secara bertahap di kampung-kampung lainnya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.

“Peserta hari ini adalah kader Posyandu di kampung-kampung binaan Freeport dan TP-PKK. Selanjutnya akan ada gelombang berikutnya dan kami tetap berkolaborasi dengan Dinkes,” tuturnya. (ron)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP