Jayapura, fajarpapua.com– Warga Perumnas III menemukan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di depan Halte Bus Perumnas III, Distrik Heram, Sabtu (21/2/2026). Laporan tersebut langsung direspons Polsek Heram dengan mendatangi lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Sakanteng Ulunggi alias Tese Ulunggi alias Kaco (laki-laki) yang sehari-hari berada di sekitar wilayah Perumnas III dan Uncen Atas. Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring miring ke samping kanan mengenakan sweter putih dan celana pendek hitam.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kapolsek Heram Iptu F Andri Rihulay mengatakan, sebelum kejadian korban sempat mendatangi seorang warga yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi penemuan.
“Saat itu korban terlihat dalam kondisi lemas dan sempat diberikan uang oleh warga untuk membeli makanan. Korban kemudian berjalan kaki menuju arah Uncen Atas. Tidak lama kemudian, setibanya di depan halte bus Perumnas III, korban tiba-tiba muntah darah dan terjatuh. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkannya ke Pos Patmor Heram,” ujarnya.
Selanjutnya anggota piket Pos Patmor Heram dipimpin Brigpol Tri Purba tiba di lokasi dan langsung mengamankan TKP. Personel Polsek Heram kemudian memasang garis polisi serta mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi.
Tim Inafis Polresta Jayapura Kota dipimpin IPDA Antonia Hilapok melakukan olah TKP. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura untuk penanganan lebih lanjut.
Langkah yang dilakukan Kepolisian diantaranya menerima laporan dan mendatangi TKP, mengamankan serta memasang police line di lokasi, memeriksa saksi-saksi, melaksanakan olah TKP bersama Tim Inafis, serta mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara.
Iptu Andri mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan, namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak medis untuk memastikan penyebab pastinya,” tukasnya.
Ia menambahkan, pihaknya membantu proses pencarian keluarga korban agar dapat segera dilakukan persemayaman atau pemakaman secara layak.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut. “Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Perumnas III dan sekitarnya, agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Percayakan penanganan kasus ini kepada pihak Kepolisian,” bebernya.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila melihat warga yang sakit atau membutuhkan pertolongan di ruang publik, tidak menyebarkan foto maupun video korban di media sosial demi menghormati privasi keluarga almarhum, serta tetap bersinergi menjaga situasi kamtibmas agar aman dan kondusif. (hsb)








Komentar (0)