Timika, fajarpapua.com – Satu unit rumah di area Busiri Ujung hangus dilahap si jago merah pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 18.05 WIT.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika Agustina Rahaded mengatakan, pihaknya mengerahkan tiga unit armada dan seluruh personel pemadam kebakaran untuk menangani peristiwa tersebut.
“Ada tiga unit armada yang kami kerahkan, masing-masing berkapasitas 3.000 liter, 5.000 liter dan 8.000 liter. Semua anggota Damkar turun untuk melakukan pemadaman,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/2).
Ia menjelaskan, untuk penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui karena menjadi kewenangan pihak kepolisian. BPBD hanya fokus pada upaya pemadaman dan pengamanan lokasi.
“Untuk penyebab dan estimasi kerugian, kami belum bisa menyampaikan. Itu kewenangan pihak kepolisian. Tugas kami merespons cepat, turun ke lokasi memadamkan api,” bebernya.
Ia menambahkan, bidang terkait akan segera melakukan pendataan terhadap rumah yang terdampak guna memastikan langkah penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan pemberian bantuan bagi korban.
Pada kesempatan itu, Agustina juga mengimbau masyarakat Mimika agar lebih waspada, terlebih di bulan suci ramadan. Menurutnya, momen setelah berbuka puasa hingga waktu salat tarawih kerap membuat rumah dalam kondisi kosong atau kurang pengawasan.
“Kami mengimbau ibu-ibu dan seluruh keluarga agar memperhatikan kompor saat memasak serta memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik. Jika hendak ke masjid untuk tarawih, pastikan rumah terkunci dan semua sumber api maupun listrik sudah aman,” pesannya.
Ia menekankan, bencana bisa datang kapan saja dan tanpa diduga sehingga kewaspadaan menjadi kunci utama untuk mencegah kerugian yang lebih besar.
“Setiap tahun kasus kebakaran rumah cenderung meningkat. Karena itu, pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Kita tidak pernah tahu kapan musibah datang, jadi masyarakat harus tetap waspada,” tandasnya. (moa)








Komentar (0)