Nabire, fajarpapua.com – Kebakaran hebat terjadi di Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, pada Rabu (4/3) malam.
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Namun setibanya di lokasi, petugas sempat mendapat keluhan dari sejumlah warga yang menilai kedatangan tim Damkar terlambat.
Meski demikian, petugas tetap fokus melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Wadanru Regu I Piket Siaga Damkar Pemprov Papua Tengah, Rainata Pattipi menjelaskan pihaknya langsung merespons laporan kebakaran yang masuk dan bergegas menuju lokasi kejadian.
Menurutnya, jarak antara Kantor Damkar dengan lokasi kebakaran di Samabusa cukup jauh, yakni sekitar 22 kilometer, sehingga membutuhkan waktu tempuh yang tidak singkat.
“Begitu laporan masuk kami langsung bergerak menuju lokasi. Respon time Damkar sebenarnya sekitar 15 menit setelah laporan diterima melalui nomor darurat Damkar Pemprov Papua Tengah,” ujarnya.
Rainata mengatakan, dalam perjalanan menuju lokasi, petugas juga harus mempertimbangkan berbagai risiko keselamatan di jalan, seperti potensi menabrak pengendara lain atau masyarakat yang melintas.
“Kami berusaha melaju secepat mungkin, tetapi tetap harus memperhatikan keselamatan di jalan. Dengan jarak yang cukup jauh, kami bisa tiba sekitar 20 menit setelah laporan diterima,” jelasnya.
Ia juga menanggapi aspirasi masyarakat yang meminta agar pemerintah membangun posko Damkar di wilayah Samabusa agar penanganan kebakaran bisa lebih cepat.
Menurutnya, pembangunan posko maupun penambahan armada merupakan kewenangan pimpinan daerah.
Sementara saat ini, Damkar Provinsi Papua Tengah masih membantu penanganan kebakaran karena pemerintah kabupaten setempat belum memiliki armada pemadam kebakaran.
“Pada prinsipnya kami hanya melaksanakan tugas sesuai arahan pimpinan. Sementara ini Damkar Provinsi yang membantu menangani kejadian di lapangan,” katanya.
Setelah proses pemadaman berhasil dilakukan, sejumlah warga yang berada di lokasi justru memberikan apresiasi kepada petugas Damkar yang telah datang dari jarak jauh untuk membantu memadamkan api.
Bahkan beberapa warga terlihat bertepuk tangan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras tim Damkar Pemprov Papua Tengah yang bertugas hingga larut malam. (red)





Komentar (0)