Jayapura, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura mulai melakukan penataan lokasi guna mendukung pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) 2026.
Persiapan tersebut diawali dengan pemetaan lokasi festival serta koordinasi antara panitia penyelenggara dan pemerintah daerah agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.
Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Jayapura, Gilberd R. Yakwart mengatakan panitia bersama Bupati dan Wakil Bupati Jayapura telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi untuk membahas konsep kegiatan hingga kesiapan lokasi festival.
“Panitia bersama Bupati dan Wakil Bupati sudah melakukan rapat kurang lebih empat kali. Bahkan, Dinas Pariwisata telah mempresentasikan konsep acara serta berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Festival Danau Sentani,” kata Gilberd, Selasa (10/3).
Menurutnya, lokasi penyelenggaraan festival masih menggunakan area yang sebelumnya menjadi tempat pelaksanaan FDS.
Namun sejumlah bangunan yang ada di lokasi tersebut telah dibongkar untuk dilakukan penimbunan serta pemadatan lahan sebagai bagian dari penataan area festival.
Ia menjelaskan, pekerjaan penataan lokasi akan dilakukan oleh dinas terkait dan ditargetkan mulai berjalan dalam waktu dekat setelah dilakukan pergeseran anggaran.
“Bangunan yang ada di lokasi sudah dibongkar dan akan dilakukan penimbunan oleh dinas terkait. Progresnya diharapkan sudah bisa berjalan minggu ini atau minggu depan sebagai persiapan lahan kegiatan,” ujarnya.
Gilberd menambahkan, hingga saat ini persiapan festival baru mencapai sekitar 25 persen karena masih berada pada tahap rapat koordinasi, administrasi, serta penyusunan konsep kegiatan.
Festival Danau Sentani 2026 direncanakan berlangsung cukup panjang, dimulai dari rangkaian pra-festival pada 1 Juli hingga puncak dan penutupan kegiatan pada 5 Agustus 2026.
Pemerintah daerah menyiapkan anggaran sekitar Rp 2 miliar untuk mendukung pelaksanaan festival tersebut.
Dalam pelaksanaannya nanti, festival akan melibatkan 139 kampung dan 5 kelurahan di Kabupaten Jayapura.
Setiap kampung akan diberikan kesempatan menampilkan potensi budaya serta produk lokal melalui stand yang disiapkan panitia.
Untuk tahun ini, stand yang dibangun masih bersifat semi permanen. Namun ke depan pemerintah daerah berencana membangun fasilitas permanen agar dapat digunakan setiap tahun tanpa perlu dibongkar dan dipasang kembali.
Selain itu, panitia juga berencana melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.
Dalam waktu dekat, Bupati Jayapura dijadwalkan bertemu Menteri Pariwisata di Jakarta untuk menyampaikan agenda festival sekaligus mengundang Wakil Presiden Republik Indonesia agar dapat hadir membuka secara resmi Festival Danau Sentani 2026.(hsb)








Komentar (0)