Jayapura, fajarpapua.com – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan pasokan listrik di Tanah Papua menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN, Hartanto Wibowo, turun langsung meninjau infrastruktur kelistrikan di wilayah Jayapura guna memastikan sistem kelistrikan tetap andal selama periode lebaran.
Peninjauan tersebut dilakukan dengan mengunjungi sejumlah infrastruktur vital, mulai dari pembangkit hingga sistem transmisi dan distribusi.
Beberapa lokasi yang ditinjau di antaranya PLTU Holtekamp dan PLTMG Jayapura Peaker yang menjadi tulang punggung pasokan listrik bagi Kota dan Kabupaten Jayapura.
Selain itu, Hartanto juga mengecek kesiapan sistem transmisi di Gardu Induk Skyline.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak hanya wilayah barat Indonesia, tetapi seluruh sistem kelistrikan di Tanah Papua berada dalam kondisi aman. PLN terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan nyaman dan tanpa gangguan listrik,” ujar Hartanto, Jumat (13/3).
Untuk mendukung kesiapan tersebut, PLN telah menyiagakan sebanyak 1.002 personel yang tersebar di 64 posko siaga di seluruh wilayah Papua.
Dalam kesempatan itu, Hartanto juga memimpin pengecekan kesiapan posko siaga secara virtual melalui teleconference guna memastikan koordinasi berjalan optimal.
Ia menjelaskan bahwa masa siaga kelistrikan akan berlangsung mulai 14 Maret hingga 28 Maret 2026.
Selama periode tersebut, PLN melakukan pengawasan intensif terhadap seluruh sistem pembangkitan, transmisi, hingga distribusi guna mengantisipasi potensi gangguan.
“Pada prinsipnya pasokan listrik di Tanah Papua dalam kondisi aman. Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, kami berharap pasokan listrik tetap andal sehingga masyarakat dapat menjalani momen Idul Fitri tanpa kendala kelistrikan,” tambahnya.
Selain memastikan keandalan pasokan listrik, Hartanto juga meninjau kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Papua.
Saat ini, PLN telah menyiapkan 39 unit SPKLU yang tersebar di 25 lokasi strategis untuk melayani kendaraan listrik masyarakat selama masa mudik dan libur lebaran.
“Seluruh infrastruktur SPKLU di Tanah Papua saat ini dalam kondisi siap melayani kendaraan listrik. Para pengendara tidak perlu khawatir kehabisan daya karena layanan pengisian tersedia di berbagai titik strategis,” jelasnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, mengatakan bahwa PLN juga memberikan perhatian khusus pada 126 lokasi pengamanan prioritas selama masa siaga Idul Fitri.
Lokasi tersebut mencakup tempat ibadah, pusat keramaian, serta fasilitas publik lainnya yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama perayaan lebaran.
“PLN tidak hanya menjaga keandalan infrastruktur kelistrikan yang ditopang oleh sembilan sistem besar dan 374 sistem kecil (isolated), tetapi juga memastikan momen kemenangan masyarakat tetap berlangsung dengan nyaman,” ujar Diksi.
Ia menambahkan, PLN juga telah menyiapkan sistem cadangan berlapis untuk mengantisipasi gangguan, seperti Uninterruptible Power Supply (UPS), Unit Gardu Bergerak (UGB), serta genset sebagai sumber listrik alternatif.
Dengan berbagai langkah tersebut, PLN berharap masyarakat di Tanah Papua dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan menikmati pasokan listrik yang stabil selama periode lebaran. (Humas PLN)








Komentar (0)