Timika, fajarpapua.com – Seorang pria berinisial YS alias Ogan (30) ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya yang berada di kompleks belakang Kantor Pengadilan Negeri Timika, tembusan Jalan Leo Mamiri, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (16/3) sekitar pukul 13.15 WIT.
Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui sempat mengancam akan mengakhiri hidupnya kepada seorang wanita yang diduga merupakan kekasihnya melalui pesan aplikasi percakapan.
Informasi tersebut terungkap setelah wanita tersebut menghubungi salah satu warga di sekitar lokasi kos dan meminta agar mengecek kondisi korban.
Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha, menjelaskan pihak kepolisian menerima laporan warga mengenai adanya seorang pria yang diduga gantung diri di kamar kos.
“Personel langsung menuju lokasi dan saat tiba korban sudah dalam kondisi tergantung menggunakan kain di dalam kamar,” kata Teguh.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian seorang wanita menghubungi warga melalui pesan chat dan meminta agar mengecek korban karena khawatir korban benar-benar melakukan ancaman bunuh diri.
“Salah satu saksi mengaku dihubungi oleh seorang wanita yang meminta untuk melihat kondisi korban, karena sebelumnya korban sempat mengancam akan bunuh diri,” jelasnya.
Diduga wanita tersebut memiliki hubungan dekat dengan korban, namun keduanya belum terikat pernikahan.
Saat ini wanita tersebut diketahui sedang berada di luar daerah Mimika.
Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sebuah telepon genggam milik korban yang berada di atas bantal di dalam kamar, diduga baru saja digunakan sebelum korban ditemukan meninggal.
Meski demikian, dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun hal mencurigakan di lokasi.
“Di lokasi tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan, hanya saja menurut keterangan tetangga sempat terdengar adanya keributan sebelumnya,” ujarnya.
Setelah dilakukan identifikasi oleh Tim Inafis Polres Mimika, jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Mimika untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, keluarga dan kerabat korban tampak berdatangan dan memenuhi area kamar jenazah RSUD Mimika.
Suasana duka pun menyelimuti keluarga yang tidak menyangka korban mengakhiri hidupnya dengan cara tragis tersebut. (mas)








Komentar (0)