TIMIKA, fajarpapua.com – Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 76 Mimika tidak hanya memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, tetapi juga membangun karakter, kepercayaan diri, dan membuka peluang untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Memasuki usia satu tahun, sekolah yang berlokasi di Jalan SP 2–SP 5, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, ini mulai menunjukkan perannya dalam mengembangkan potensi anak-anak dari berbagai wilayah di Mimika.
Semangat tersebut tergambar dalam perayaan ulang tahun pertama SR Terintegrasi 76 Mimika yang berlangsung di kompleks sekolah, Sabtu (17/10/2026). Mengusung tema “Dulu Kami Bermimpi, Kini Kami Berani”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong para siswa agar berani bermimpi dan mewujudkan cita-cita tanpa dibatasi kondisi ekonomi keluarga.
Kepala SR Terintegrasi 76 Mimika, Ajeng Wulandari, S.Si., Gr., mengatakan sekolah yang dipimpinnya tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga memberikan pendampingan untuk membangun karakter, memperkuat mental, dan menumbuhkan keberanian siswa dalam menghadapi tantangan.
“Sekolah Rakyat dirancang menjadi ruang tumbuh yang aman dan berdaya. Kami memfasilitasi mereka agar siap menjadi agen perubahan dan memutus rantai kemiskinan,” kata Ajeng.
Berbagai pencapaian siswa menjadi salah satu bukti perkembangan sekolah tersebut. Dalam kurun waktu satu tahun, siswa SR Terintegrasi 76 Mimika berhasil meraih Juara Umum O2SN cabang atletik tingkat kabupaten, terpilih sebagai anggota Paskibraka tingkat provinsi dan kabupaten, serta meraih prestasi di bidang seni dan olahraga.
Capaian tersebut menunjukkan anak-anak dengan keterbatasan akses dan kesempatan tetap memiliki peluang untuk bersaing dan berprestasi ketika mendapatkan dukungan serta pembinaan yang memadai.
Pemerintah Kabupaten Mimika turut memberikan apresiasi terhadap perkembangan sekolah tersebut. Kepala Dinas Sosial Mimika, Hasan Kemong, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Mimika, menyampaikan pesan kepada para siswa agar tidak menjadikan latar belakang keluarga sebagai penghalang untuk meraih cita-cita.
Para siswa didorong untuk terus belajar, mengasah keterampilan, dan berani mengambil kesempatan demi masa depan yang lebih baik. Pemerintah daerah juga menyatakan komitmennya untuk mendukung keberlangsungan SR Terintegrasi 76 Mimika dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Saat ini, SR Terintegrasi 76 Mimika membina 58 siswa pada jenjang SMP kelas VII–VIII dan SMA kelas XI–XII. Para siswa berasal dari sejumlah wilayah di Mimika, mulai dari Kuala Kencana hingga Mimika Barat Jauh.
Sekolah ini mulai diresmikan pada Oktober 2025 dan menerapkan sistem pendidikan berasrama berbasis Wisma Atlet. Sistem tersebut menjadi bagian dari upaya menyediakan lingkungan belajar sekaligus ruang pembinaan karakter bagi para siswa.
Perjalanan satu tahun SR Terintegrasi 76 Mimika menjadi pengingat pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik. Kepercayaan diri, kesempatan berprestasi, dan keberanian untuk bermimpi juga menjadi bagian penting dalam membentuk generasi penerus.
Melalui pendampingan berkelanjutan, SR Terintegrasi 76 Mimika diharapkan dapat membantu anak-anak mengembangkan potensi, meningkatkan kualitas hidup, dan kelak menjadi bagian dari perubahan positif bagi keluarga, masyarakat, serta daerahnya.








