BERITA UTAMAPAPUA

Dermaga Pelabuhan Agats Ambruk, Begini Kata Kepala Kantor UPP Agats

475
×

Dermaga Pelabuhan Agats Ambruk, Begini Kata Kepala Kantor UPP Agats

Share this article
Kondisi dermaga pelabuhan Agats yang ambruk

Asmat fajarpapua.com – Dermaga segmen 2 pada Pelabuhan Pelni Agats Kabupaten Asmat Papua Selatan ambruk, Sabtu (14/02/2026) sekitar pukul 14.13 WIT. Peristiwa itu terjadi tiba-tiba ditengah aktivitas bongkar muat logistik dari Kapal Kontainer KM Elianden Mas yang sedang sandar.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Agats Pieter Rumbino S.H saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, dermaga segmen 2 yang ambruk sudah lama diwaspadai karena kondisinya miring dan termakan usia. Sejumlah tiang penyangga dilaporkan rapuh.

iklan

“Saat kejadian saya ada di lokasi. Memang dermaga ini sudah miring dan termakan usia. Selama ini kita berikan pembatas agar tidak lagi digunakan menampung beban berat,” ujar Pieter.

Ia menjelaskan, pihaknya telah menyurati Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terkait ambruknya dermaga tersebut. Sebelumnya, dermaga segmen 2 sudah dikaji untuk replacement oleh Kementerian Perhubungan dan diperkirakan mulai dikerjakan pada Maret 2026 dengan kalender kerja delapan bulan.

“Syukurlah jembatan rubuh sendiri dan tidak ada korban dalam kejadian ini. Sebenarnya jembatan segmen 2 ini sudah dikaji untuk replacement atau perbaikan kembali. Diperkirakan bulan Maret tahun 2026 ini dengan kalender kerja selama delapan bulan, terhitung selesai sekitar Oktober. Saat ini tinggal menunggu pelelangan saja,” tutur Pieter.

Ia meminta masyarakat Kabupaten Asmat tidak perlu kuatir karena pihaknya terus berkoordinasi dengan PT PELNI untuk mengatur operasional kapal penumpang agar tetap melayani masyarakat yang hendak bepergian maupun yang datang.

“Nanti mekanismenya seperti apa kita akan atur dengan pihak operator. Apakah kapal akan bersandar memanfaatkan dermaga segmen 1 atau 3, atau juga sistem kolam; kapal berlabuh di tengah dan kita siapkan armada khusus untuk mobilisasi penumpang ke pelabuhan,” katanya.

Ia menambahkan, kapal-kapal kontainer tetap diijinkan beroperasi menyalurkan logistik demi kebutuhan pokok masyarakat terutama jelang IdulFitri.

“Kapal barang akan tetap beroperasi karena ini menyangkut kebutuhan pokok masyarakat terutama jelang IdulFitri,” ujarnya.(jef)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP