BERITA UTAMAMIMIKA

Digagas PSMTI Kabupaten Mimika, Bupati John Rettob Buka Festival Pasar Imlek 2577

117
×

Digagas PSMTI Kabupaten Mimika, Bupati John Rettob Buka Festival Pasar Imlek 2577

Share this article
Bupati Mimika Johannes Rettob saat membuka Festival Pasar Imlek 2577 dengan pemukulan tabuh barongsai.

Timika, fajarpapua.com – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Mimika resmi menyelenggarakan Festival Pasar Imlek 2577 Tahun 2026 dengan mengusung tema “Harmoni dalam Cahaya Imlek” di Jalan Budi Utomo, Minggu (15/2/2026).

Festival yang digelar selama tiga hari, 15-17 Februari 2026 ini, berlangsung meriah dan penuh persaudaraan. Sebanyak 38 stand termasuk dari Dekranasda Mimika turut ambil bagian, menghadirkan beragam kuliner nusantara, produk khas Imlek, kerajinan tangan lokal, hingga kain batik lokal.

iklan

Tahun 2026 merupakan Tahun Shio Kuda Api yang dalam budaya Tionghoa melambangkan semangat, keberanian, dan kemajuan. Semangat tersebut tercermin dalam rangkaian kegiatan festival, diantaranya pertunjukan barongsai, liong, serta tarian tradisional Tionghoa yang memukau para pengunjung.

Ketua PSMTI Kabupaten Mimika Ir Gunawan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kita ingin perayaan Imlek bukan hanya milik masyarakat Tionghoa, tetapi menjadi momen mempererat tali persaudaraan dan kerukunan antar semua suku, agama, dan ras di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Ia menambahkan festival ini tidak hanya menghadirkan kuliner, tetapi juga produk kerajinan tangan lokal.
“Festival ini berlangsung selama tiga hari mulai 15-17 Februari 2026. Kedepannya kita berharap dapat membuat Pasar Raya di Kabupaten Mimika,” tuturnya.

Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya menyampaikan secara nasional perayaan Imlek 2577 mengangkat tema Harmoni Imlek Nusantara.

“Dalam bulan Februari ini bertepatan dengan beberapa hari raya keagamaan. Tanggal 17 peringatan Hari Raya Imlek 2577, tanggal 18 Februari bertepatan dengan bulan Ramadhan, kemudian di tanggal yang sama umat Kristen memasuki masa Pra Paskah, dan tanggal 19 umat Hindu menyambut Hari Raya Nyepi. Harapan kita momentum ini semakin memperkokoh harmoni diantara umat beragama dan seluruh masyarakat Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Menanggapi usulan PSMTI untuk menghadirkan Pasar Raya, Johannes Rettob mendorong agar PSMTI dapat menggelar kegiatan berskala besar seperti Mimika Fair, sebagaimana yang dilaksanakan di Jakarta.

Menurutnya, salah satu kunci pembangunan ekonomi di Kabupaten Mimika ada pada peran pelaku usaha yang tergabung dalam PSMTI, diantaranya membuka toko, pabrik hingga mensuplai bahan bangunan di Timika.

Ia berharap kolaborasi antara PSMTI dan Pemerintah Kabupaten Mimika pada momentum Imlek 2577 dapat terus terjalin demi memperkuat kebersamaan dan harmoni antar umat beragama, suku dan seluruh masyarakat Mimika.

Festival Pasar Imlek 2577 secara resmi dibuka Bupati Mimika dengan pemukulan tabuh barongsai, ditengah antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. (fan)

Komentar (1)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP