BERITA UTAMAPAPUA

Empat Pelaku Penembakan Pilot di Korowai Diamankan, Pengamanan Bandara Diperketat

139
×

Empat Pelaku Penembakan Pilot di Korowai Diamankan, Pengamanan Bandara Diperketat

Share this article
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani

Timika, fajarpapua.com – Aparat gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap dua pilot pesawat perintis maskapai Smart Air di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel.

Penindakan dilakukan secara terukur dengan mengedepankan perlindungan masyarakat sipil.

iklan

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan langkah penegakan hukum dilakukan berdasarkan alat bukti dan hasil penyelidikan di lapangan.

“Korban dalam rangkaian kekerasan ini adalah warga sipil, mulai dari pilot hingga pekerja sipil. Negara tidak boleh kalah oleh teror. Penegakan hukum kami lakukan secara profesional, terukur, dan berbasis alat bukti,” tegasnya, Senin (16/2).

Dalam dua hari terakhir, aparat mengamankan empat orang. Dua di antaranya berinisial GW dan EH yang telah dipastikan terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan.

Sementara dua lainnya masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut oleh penyidik.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, menjelaskan identifikasi pelaku dilakukan berdasarkan keterangan saksi, penumpang selamat, serta hasil verifikasi data di lapangan.

“Yang kami amankan adalah pihak-pihak yang teridentifikasi berdasarkan bukti. Klaim bahwa mereka warga sipil biasa adalah narasi yang tidak berdasar. Faktanya, korban dari aksi kekerasan ini justru masyarakat sipil,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, dalam aksi penembakan tersebut pelaku diduga menggunakan tiga hingga empat senjata api laras panjang, sementara lainnya membawa senjata tajam seperti tombak, panah, dan parang. Jenis serta asal senjata api masih dalam proses identifikasi.

Selain penangkapan pelaku, aparat juga memperketat pengamanan di sekitar Bandara kecil Korowai yang menjadi satu-satunya akses keluar-masuk wilayah tersebut.

Patroli rutin ditingkatkan dan koordinasi lintas satuan, termasuk dengan TNI di Tanah Merah, terus diperkuat guna memastikan aktivitas penerbangan perintis tetap berjalan aman.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, menegaskan langkah pengamanan tidak hanya fokus pada pengejaran pelaku, tetapi juga menjamin stabilitas keamanan masyarakat.

“Kami memastikan masyarakat tetap merasa aman dan aktivitas penerbangan bisa berjalan. Pengamanan bandara dan objek vital terus kami tingkatkan agar ruang gerak kelompok bersenjata semakin terbatas,” katanya.

Wilayah Korowai yang berada di pedalaman dengan kondisi geografis didominasi hutan lebat dan akses darat yang belum tersedia, membuat transportasi udara menjadi nadi utama kehidupan warga.

Tercatat sekitar 100 kepala keluarga bermukim di sekitar bandara kecil tersebut dengan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang sangat terbatas.

Aparat juga mengungkap adanya indikasi perusakan fasilitas publik, termasuk dugaan pembakaran ruang kelas dan upaya perusakan ambulans milik warga.

Pengamanan terhadap sekolah dan sarana kesehatan kini menjadi prioritas untuk mencegah dampak lanjutan terhadap masyarakat.

Dengan diamankannya empat terduga pelaku, aparat memastikan proses hukum akan terus berjalan hingga tuntas.

Operasi keamanan tetap dilaksanakan secara profesional dan humanis demi memulihkan rasa aman masyarakat di pedalaman Korowai. (ron)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP