BERITA UTAMA

Lemasko Kecam Keras Upaya Pojokkan Bupati Mimika, Marianus: Jangan Bangun Opini Sesat Soal Kapiraya

107
×

Lemasko Kecam Keras Upaya Pojokkan Bupati Mimika, Marianus: Jangan Bangun Opini Sesat Soal Kapiraya

Share this article
e8005206 c8a9 4052 b7ba 21ac3ea8f33e
Marianus Maknaipeku.

Timika, fajarpapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) menyayangkan pernyataan oknum tidak bertanggung jawab yang ditujukan kepada Bupati Mimika Johannes Rettob terkait konflik di Kapiraya Distrik Mimika Barat Tengah.

Mewakili Lemasko Wakil Ketua I Bidang Hubungan Pemerintah dan Masyarakat Marianus Maknaipeku angkat bicara menanggapi tudingan yang menyebut Bupati Mimika memfasilitasi dua kelompok dalam persoalan tersebut.

iklan

Marianus mengatakan, tuduhan itu tidak benar dan hanya memperkeruh situasi ditengah masyarakat.

Dia bahkan menilai pernyataan tersebut sebagai opini menyesatkan yang berpotensi memicu konflik baru.

“Kami sangat menyayangkan adanya pernyataan dari oknum yang tidak bertanggung jawab yang menuduh Bupati Mimika seolah-olah memfasilitasi dua kelompok. Itu tidak benar dan hanya menyebarkan hoaks,” ujarnya.

Menurutnya, kejadian di Kapiraya murni berasal dari dinamika internal masyarakat setempat tanpa campur tangan pemerintah daerah seperti yang dituduhkan.

Sebagai lembaga adat, Lemasko mendorong kedua belah pihak segera duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Ia berharap pemerintah dapat memfasilitasi dialog terbuka guna meredam spekulasi serta menghindari kesalahpahaman yang berkembang di publik.

“Kami menyarankan agar kedua pihak segera mendudukkan persoalan ini secara bersama-sama supaya tidak ada lagi tuduhan yang menyudutkan pihak tertentu, termasuk Bupati Mimika,” tuturnya.

Marianus juga meminta aparat kepolisian mengimbau kedua belah pihak agar menahan diri dan tidak terprovokasi.

Situasi, kata dia, harus dijaga agar tidak muncul persoalan baru yang dapat memperluas konflik.

Lemasko juga telah memberikan pemahaman kepada para tokoh adat dan tua-tua adat agar tidak mudah terpancing provokasi dari pihak luar yang ingin mengintervensi persoalan Kapiraya.

“Kami sudah sampaikan kepada tokoh-tokoh adat supaya jangan ada provokasi. Yang perlu diantisipasi adalah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang ingin memperkeruh keadaan,” ujarnya.

Ia turut meminta oknum yang menyampaikan tuduhan terhadap Bupati Mimika agar mempertanggungjawabkan perbuatannya serta tidak lagi membangun opini menyesatkan ditengah masyarakat.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga situasi tetap kondusif sambil menunggu penyelesaian persoalan secara damai dan bermartabat melalui jalur kekeluargaan,” tuturnya.(red)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP