BERITA UTAMAMIMIKANASIONAL

Sebelum Ditemukan Bersimbah Darah di Jalan Bandara Lama Timika, Korban Pesan Teman Kencan Lewat Aplikasi

137
×

Sebelum Ditemukan Bersimbah Darah di Jalan Bandara Lama Timika, Korban Pesan Teman Kencan Lewat Aplikasi

Share this article
Sebelum Ditemukan Bersimbah Darah di Jalan Bandara Lama Timika, Korban Pesan Teman Kencan Lewat Aplikasi
Korban saat mendapat penanganan medis

Timika, fajarpapua.com – Fakta mengejutkan terungkap di balik penemuan seorang pria yang tergeletak bersimbah darah di Jalan Bandara Lama, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Minggu (15/2) pagi.

Korban ternyata diketahui sempat memesan teman kencan melalui aplikasi sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi kritis.

iklan

Seperti diketahui, korban yang belakangan diketahui berinisial NAPBPH (29), seorang pelajar/mahasiswa yang berdomisili di Jalan Perintis, Distrik Mimika Baru ditemukan tidak sadarkan diri di samping pagar menara BMKG sekitar pukul 05.30 WIT oleh seorang warga yang tengah berolahraga pagi.

Kasihumas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, S.E. mengungkapkan, pihaknya menerima laporan masyarakat pada Minggu (15/2) sekitar pukul 07.00 WIT.

Personil dari Polsek Mimika Baru bersama Satreskrim langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Korban ditemukan dalam kondisi luka serius di bagian wajah dan tidak sadarkan diri. Saat ini masih dirawat intensif di ruang ICU RSUD Mimika dan belum bisa dimintai keterangan,” ujar Iptu Hempy.

Hempy menjelaskan berdasar hasil pemeriksaan saksi dan penyelidikan awal, peristiwa ini bermula pada Sabtu malam (14/02) sekitar pukul 20.00 WIT.

Korban bersama sejumlah rekannya sesama pekerja bangunan mengonsumsi minuman keras jenis tuak di kawasan Kem Perumahan Residence 6 Irigasi.

Sekitar pukul 02.00 WIT, korban bersama dua rekannya bergerak menuju salah satu hotel di Jalan Yos Sudarso.

Di sana, korban diketahui melakukan komunikasi dengan seorang perempuan melalui aplikasi pesan singkat.

Tak lama berselang, sekitar pukul 03.10 WIT, korban kembali menemui kedua rekannya dan mengaku sempat terlibat cekcok mulut dengan perempuan yang ditemuinya.

Namun, setelah itu korban kembali pergi seorang diri dan terpisah dari rombongan.

Sejak saat itu, korban tidak lagi terlihat hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah beberapa jam kemudian di lokasi berbeda.

Saksi J (39) dan FH (38) membenarkan bahwa korban sempat mengaku terjadi perselisihan dengan perempuan tersebut.

Namun mereka tidak mengetahui secara pasti apa yang terjadi setelah korban pergi meninggalkan hotel.

Sementara saksi M (38), yang pertama kali menemukan korban, mengaku terkejut melihat seorang pria tergeletak dengan wajah penuh darah saat melintas di Jalan Bandara Lama sekitar pukul 05.30 WIT.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap apakah korban menjadi korban penganiayaan, perampokan, atau ada motif lain di balik kejadian tersebut.

Polisi juga tengah menelusuri identitas perempuan yang berkomunikasi dengan korban melalui aplikasi tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.(mas)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP