BERITA UTAMAPAPUA

Puluhan Massa Rusaki Rumah dan Tempat Usaha Milik Warga di Jl Muyu Agats, Diduga Dipicu Masalah yang Satu Ini

245
×

Puluhan Massa Rusaki Rumah dan Tempat Usaha Milik Warga di Jl Muyu Agats, Diduga Dipicu Masalah yang Satu Ini

Share this article
Polisi saat membubarkan masa yang melakukan aksi pengrusakan fasilitas milik warga di jl. Muyu

Asmat, fajarpapua.com – Suasana di Kota Agats Kabupaten Asmat Papua Selatan kembali mencekam pada Selasa malam (17/03/2026) sekitar pukul 23.20 WIT.

Sekelompok massa berjumlah sekitar 50 orang melakukan pengrusakan terhadap rumah warga dan tempat usaha di sepanjang Jalan Muyu Kota Agats.
Dalam rilis yang diterima fajarpapua.com Rabu (18/2), disebutkan aksi tersebut dilakukan oleh sekelompok warga yang berdomisili di sekitar Komplek Pelabuhan Lama Kota Agats.

iklan

Insiden ini diduga dipicu kesalahpahaman antara seorang pemuda berinisial JD yang dipengaruhi minuman keras (miras) dengan seorang wanita berinisial NK.

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula saat JD dalam kondisi mabuk mendatangi korban di depan sebuah warung bakso dan meminta bantuan untuk dicarikan teman wanita.

Korban menolak karena pelaku dalam keadaan mabuk. Pelaku kemudian mengejar warga lain dan terlibat adu mulut dengan rekan korban.

Situasi memanas ketika pelaku melakukan kekerasan fisik menggunakan kayu dan kursi plastik hingga mengenai kepala korban NK.

Wakapolres Asmat Kompol Haryono S.H mengatakan, kejadian bermula dari penolakan korban yang menilai pelaku sedang mabuk sehingga memicu kemarahan.

Ia menyampaikan, pelaku sempat dikejar warga setempat, namun beberapa menit kemudian kembali ke lokasi bersama sekelompok warga dengan membawa senjata tajam.

“Setelah sempat melarikan diri karena dikejar warga setempat, pelaku JD kembali ke Jalan Muyu Kecil beberapa menit kemudian bersama rombongan massa yang diperkirakan berjumlah 50 orang. Kelompok tersebut datang dengan membawa senjata tajam dan langsung melakukan tindakan anarkis terhadap rumah warga serta fasilitas usaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemicu utama keributan tersebut adalah pengaruh miras dan menyayangkan tindakan anarkis yang terjadi.

“Pelaku yang dalam kondisi mabuk melakukan pengejaran dan upaya kekerasan terhadap warga. Meski sudah ditegur dan diingatkan secara baik-baik, pelaku tidak terima sehingga terjadi cekcok yang berlanjut pada aksi pengrusakan,” tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak tujuh bangunan rumah dan tempat usaha milik warga di Jalan Muyu mengalami kerusakan parah.

Pihak kepolisian telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pengrusakan, diantaranya JD, DO, PA, MB dan MF.

Mayoritas terduga pelaku merupakan warga yang berdomisili di Jalan Pelabuhan Lama. (Jef)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP