Timika, fajarpapua.com — Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Ardi S.T. M.IST meminta jajaran Polres Mimika meningkatkan intensitas patroli keamanan selama bulan suci Ramadan, khususnya pada waktu-waktu rawan aktivitas masyarakat.
Ardi menyampaikan, momentum Ramadan harus dijaga sebagai bulan ibadah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi umat Muslim yang menjalankan puasa.
Ia meminta aparat kepolisian hadir lebih aktif pada jam-jam tertentu, mulai dari waktu sahur, salat subuh hingga matahari terbit, saat berbuka puasa, hingga pelaksanaan salat tarawih di malam hari.
“Ramadan adalah bulan ibadah. Masyarakat harus bisa menjalankan ibadah dengan tenang. Kehadiran polisi di waktu-waktu tersebut sangat penting untuk memberikan rasa aman,” ujarnya.
Ia juga menyoroti potensi gangguan ketertiban masyarakat yang kerap muncul saat Ramadan, terutama aksi balap liar di pagi hari usai subuh serta potensi tawuran antar pemuda menjelang pagi maupun malam hari.
Menurutnya, fenomena tersebut tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain dan masyarakat sekitar.
“Kita ingin mencegah sejak dini. Balap liar sering terjadi setelah subuh, sementara malam hari rawan gesekan antar kelompok pemuda. Patroli rutin bisa menjadi langkah preventif agar tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar,” ujarnya.
Ardi berharap upaya pengamanan dilakukan secara humanis dan persuasif dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda agar suasana Ramadan di Kabupaten Mimika tetap damai dan penuh keberkahan.
“Ini bukan semata penegakan hukum, tapi menjaga kenyamanan bersama. Dengan kolaborasi semua pihak, kita bisa menciptakan Ramadan yang aman, tertib, dan penuh kekhusyukan,” ujarnya.


Komentar (0)