BERITA UTAMANASIONALPAPUA

Gubernur Fakhiri Tinjau Lokasi Cetak Sawah di Keerom, Targetkan Jadi Lumbung Pangan Papua

152
×

Gubernur Fakhiri Tinjau Lokasi Cetak Sawah di Keerom, Targetkan Jadi Lumbung Pangan Papua

Share this article
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri saat meninjau lokasi cetak sawah di Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom.

Keerom, fajarpapua.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meninjau langsung lokasi penanaman padi dan pengembangan cetak sawah di kawasan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, seluas 13.200 hektare sebagai bagian dari implementasi program nasional ketahanan pangan di Provinsi Papua, Sabtu (21/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua menetapkan sejumlah wilayah sebagai lokasi strategis pengembangan pertanian skala besar, diantaranya Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, dan Kabupaten Keerom.

iklan

“Keerom ini sangat pas dan cocok untuk kita lakukan cetak sawah. Bukan hanya sawahnya, tetapi juga akan kita bangun irigasi, jalan produksi, sampai dengan fasilitas pendukung produksi beras,” ujarnya.

Ia menargetkan pengembangan sawah di Papua dapat mencapai 30.000 hektare, bahkan berpeluang diperluas hingga 50.000 hektare sesuai kebijakan khusus dari pemerintah pusat.

“Kalau kita bisa mencapai 30 ribu hektare, maka Papua sudah berada pada posisi surplus. Dengan dukungan kebijakan pusat, target itu bisa kita tingkatkan menjadi 50 ribu hektare,” tuturnya.

Dengan varietas padi berumur sekitar empat bulan, Papua berpotensi melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun.

Kondisi ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Papua sekaligus membuka peluang pasokan ke daerah lain.

Selain pengembangan padi, Pemerintah Provinsi Papua juga akan mengembangkan program jagung, memperkuat sektor perkebunan, serta membangun peternakan ayam pedaging, ayam petelur, dan sapi sebagai upaya menekan inflasi dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan pangan lokal seperti sagu dan umbi-umbian, serta menghidupkan kembali fasilitas pengolahan pangan yang telah ada di Keerom guna mendorong hilirisasi produk pertanian.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten dan masyarakat Keerom atas dukungan serta komitmen dalam membuka dan mengelola lahan pertanian.

“Provinsi Papua akan bertumbuh dari sektor pertanian. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus bekerja bersama pemerintah. Mari kita buktikan Papua mampu menjadi daerah dengan ketahanan pangan yang kuat,” katanya.

Langkah ini diharapkan mendorong Kabupaten Keerom berkembang menjadi salah satu lumbung pangan utama di Tanah Papua dan berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.(hsb)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP