Timika, fajarpapua.com – Tiga orang terluka dan satu diantaranya diduga terkena tembakan peluru karet dalam kericuhan saat pembukaan blokade jalan yang dilakukan oleh pendulang tradisional di Jalan Ahmad Yani pertigaan Gorong-gorong Timika.
Tiga korban tersebut saat ini sedang dirawat di RSUD Mimika untuk mendapatkan perawatan medis dan satu diantara korban dirawat di ICU.
Ketiga korban masing-masing bernama, Antonia Thersia Matekohy (perempuan), Griffin Waramori (laki) dan Daud Gobai (laki).
Keluarga korban saat menghubungi fajarpapua.com mengatakan, keluarganya bernama Antonia Thersia Matekohy diduga terkena peluru karet dan mengalami luka didada.
“Saat ini dirawat di ICU RSUD Mimika dan sudah sadar. Saudara saya terluka didada kiri awalnya pas dibawa ke rumah sakit tidak sadar tapi sekarang sudah sadar,”katanya saat menghubungi fajarpapua.com lewat sambungan telephone.
Menurutnya saat kejadian korban sedang mencari adik-adiknya yang sedang menonton kericuhan tersebut.
“Dia kesana untuk cari adik-adiknya dan terjadilah kejadian itu,”tuturnya.
Humas RSUD Mimika Lucky Mahakena saat dikonfirmasi membenarkan adanya tiga korban dari kericuhan tersebut.
“Iya ada tiga korban kericuhan yang sedang rawat. Ada satu yang terkena di dada dirawat di ICU,”katanya lewat sambungan telephone.(red)








Komentar (0)